Radar Batang

Produk Unggulan Desa Akan Dipatenkan

Bupati Wihaji

ARAHAN – Bupati Wihaji memberikan arahan saat membuka kegiatan bursa inovasi desa di pendopo kabupaten, Kamis (15/11).
M DHIA THUFAIL

BATANG – Upaya mengangkat produk unggulan desa di Kabupaten Batang rupanya benar-benar diseriusi Pemkab Batang melalui program one village one product. Bupati Wihaji bahkan akan melindungi komoditi unggulan tersebut dengan cara dipatenkan melalui Surat Keputusan (SK) Bupati.

“Nanti akan saya keluarkan SK Bupati tentang One Village One Product. Jadi seperti halnya jalan, ada SK Bupati jalan kabupaten, jalan desa, jalan propinsi dan jalan Nasional. Nanti akan saya keluarkan, desa ini produknya pisang, desa ini produknya emping, desa ini produknya madu, dan lain sebagainya,” ungkap Wihaji usai menghadiri kegiatan bursa inovasi desa, Kamis (15/11), di pendopo kabupaten.

Ia mengatakan, pihaknya telah perintahkan Disperindagkop untuk memetakan produk produk unggulan yang dipunyai oleh 248 desa. Karena menurutnya, dari 248 desa yang ada, sudah ada sekitar 45 hingga 50 persen desa yang menunjukkan produk unggulannya.

“Akan terus kita gali desa desa lain untuk memunculkan produk produk unggulan mereka. Karena saya meyakini, bahwa setiap desa pasti mempunyai ciri khas, dan kelebihannya sendiri yang bisa dijadikan sebagai produk unggulan,” katanya.

Menurut Wihaji, bursa inovasi desa juga dapat membantu Pemkab Batang dalam menyukseskan program kerjanya One Village One Product. Karena pada kegiatan itu, setiap desa juga dituntut untuk memunculkan produk unggulannya. “Ini kegiatan yang bagus, inspiratif dan bisa menjadi pembelajaran bagi yang lain,” imbuhnya.

Dari tiga jenis kategori inovasi desa, yakni infrastruktur, ekonomi lokal, dan SDM telah menghasilkan sebanyak 92 inovasi baru di tahun 2018 ini. Karena itu, dia meminta ada tindak lanjut, sehingga inovasi itu tak sekadar seremoni dan simbolik semata. (fel)

Facebook Comments