Radar Kajen

Bupati Pekalongan Pimpin Penyaluran Bantuan Bencana Gempa dan Tsunami

Serahkan Bantuan

SERAHKAN BANTUAN – Penyerahan bantuan korban bencana gempa dan tsunami di Sulteng, disampaikan langsung Bupati Asip Kholbihi, dan diterima Sekda Provinsi Sulawesi Tengah, Moh Hidayat, kemarin.
MUHAMMAD HADIYAN

KAJEN – Bencana gempa bumi dan tsunami yang menimpa Palu, Sigi dan Donggala, Sulawesi Tengah, beberapa waktu lalu, menyisakan duka bagi seluruh masyarakat tanah air, tak terkecuali Kabupaten Pekalongan. Seluruh kalangan termasuk pemerintah juga turut berduka.

Berbagai kelompok masyarakat melakukan penggalangan dana untuk membantu daerah tersebut, baik turun di jalan atau melalui berbagai kegiatan. Penggalangan dana juga dilakukan Pemerintah Kabupaten Pekalongan mulai dari kalangan PNS, serta mencairkan APBD.

Bantuan dari masyarakat, PNS, serta APBD Kabupaten Pekalongan sudah terkumpul, sebagai ungkapan keperihatinan dan support untuk Provinsi Sulawesi Tengah, Bupati Pekalongan KH Asip Kholbihi SH MSi turun langsung memimpin penyaluran bantuan tersebut, Kamis (15/11).

Bersama Sekda Mukaromah Syakoer, Kepala Bappeda Bambang Irianto, dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Pekalongan, bupati terbang ke Sulawesi Tengah, menyampaikan amanah dari masyarakat, PNS, serta Pemkab Pekalongan.

“Untuk korban tsunami, gempa, dan tanah bergerak di Sulawesi Tengah, sudah terkumpul bantuan, berasal dari APBD tahun 2018 Rp 250 juta, dana yang dihimpun masyarakat dan PNS sebesar Rp 560 juta. Ini saya pimpin langsung penyalurannya, serta saya menyampaikan keperihatinan dan duka dari seluruh masyarakat Kabupaten Pekalongan untuk Sulawesi Tengah,” kata bupati.

Penyerahan secara langsung itu agar apa yang dirasakan masyarakat Kabupate Pekalongan terhadap bencana yang terjadi di Sulawesi Tengah, dapat disampaikan langsung, dan diterima oleh Sekda Provinsi Sulawesi Tengah, mewakili gubernur.

Sambutan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah kepada Kabupaten Pekalongan sangat bagus, bupati dan rombongan diajak berkeliling melihat langsung daerah yang terdampak gempa dan tsunami, serta menyaksikan langsung kondisi saat ini.

“Tentu kita merasa prihatin dan memberikan support bantuan kepada Pemprov Sulawesi tengah, agar terus menerus melakukan upaya pembangunan. Sering kita tekankan bahwa duka di Sulawesi Tengah adalah duka kita bersama, masyarakat kabupaten pekalongan mendoakan, membantu dan merasakan betapa cobaan dari Allah SWT itu tidak pandang bulu. Ketika sudah turun siapapun bisa terkena,” jelas Bupati Asip Kholbihi,

Menurutnya, hal paling baik adalah menjaga ketentuan-ketentuan aturan yang sudah disepakati, menaati tata ruang, agar hal-hal tidak diinginkan tidak terjadi.

“Membangun harus dari dua dimensi, pembangunan infrastruktur dan membangun lahiriyah kita dorong terus menerus. Tapi jangan lupa membangun mentalitas, membangun rohani, membangun ketakwaan bersama tokoh-tokoh agama, merupakan bagian integral tak bisa dipisahkan,”terang orang nomor satu di Kota Santri itu.

Dari kejadian itu, Kabupaten Pekalongan belajar mengambil hikmah, dan belajar mengatasi persoalan secara bersama-sama. Sehingga semuanya dapat berjalan secara baik antara pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Terhadap bantuan yang disampaikan langsung Bupati Asip Kholbihi, Sekda Provinsi Sulawesi Tengah, Moh Hidayat, menyampaikan ucapan terima kasih dan tidak mengira bantuan diserahkan langsung oleh kepala daerah.

“Bantuan tersebut sangat berarti bagi masyarakat dan pemerintah provinsi, serta akan segera disalurkan untuk kepentingan kebencanaan. Kami mendoakan kepada bupati dan jajarannya, serta masyarakat Kabupaten Pekalongan, semoga Allah akan membalas dengan yang lebih baik, dan Kabupaten Pekalongan mendapatkan lindungan dari Allah serta menjadi daerah maju, serta masyarakatnya makmur,” ujar Sekda Sulawesi Tengah. (yan)

Facebook Comments