Duh, Jumlah Pelanggar Didominasi Pengendara Bawah Umur

oleh -
Duh, Jumlah Pelanggar Didominasi Pengendara Bawah Umur
PERS RELEASE - Kasatlantas Polres Batang, AKP M Adiel Aristo didampingi anggota memaparkan hasil tangkapan pelanggar lalin selama Operasai Zebra Candi 2018. M DHIA THUFAIL
Duh, Jumlah Pelanggar Didominasi Pengendara Bawah Umur
PERS RELEASE – Kasatlantas Polres Batang, AKP M Adiel Aristo didampingi anggota memaparkan hasil tangkapan pelanggar lalin selama Operasai Zebra Candi 2018.
M DHIA THUFAIL

BATANG – Petugas Satlantas Polres Batang telah memberikan surat tilang bagi total 2.878 pengendara selama pelaksanaan Operasi Zebra Candi 2018. Mirisnya, jumlah pelanggaran tersebut didominasi oleh pengendara di bawah umur.

“Jumlah pelanggar Lalin tahun ini meningkat 100 persen dibanding tahun lalu. Tahun ini kami berhasil menindak 2.878 pengendara, sementara pada tahun 2017 lalu, kami berhasil menindak 1.958 pengendara,” ungkap Kasatlantas Polres Batang, AKP M Adiel Aristo, di depan awak media, Rabu (14/11).

Ia mengatakan, jumlah pelanggar yang ditilang tersebut lebih didominasi oleh para pengendara di bawah umur. Adapun dari jumlah 2.878 pelanggar, 487 di antaranya atau 16,9% merupakan pelanggar pengendara di bawah umur.

“Sebanyak 487 pengendara dari 2.878 pengendara adalah masih di bawah umur, sehingga hal ini menjadi keprihatinan semua pihak karena dampaknya sangat berbahaya bagi dirinya sendiri dan orang lain di jalan raya,” terangnya.

Untuk mengantisipasi pengendara di bawah umur, kata Adiel, Satlantas Polres Batang melalui Unit Dikyasa telah melakukan sosialisasi di sekolah, pondok pesantren, serta kampus di setiap kecamatan. “Ini langkah antisipasi kami agar pengendara di bawah umur tidak bebas mengendarai kendaraan di jalan raya. Apalagi, mereka belum memiliki surat izin mengendara (SIM),” paparnya.

Dijelaskan Adiel, ada tujuh prioritas yang menjadi atensi perhatian khusus oleh kepolisian dalam penindakan pelanggaran, yaitu tidak memakai helm standar, pengendara yang minum minuman keras, melebihi batas kecepatan, pengedara di bawah umur, tidak memakai sabuk keselamatan, melawan arus, dan mengendarai sambil menelpon.

“Secara hakekatnya, memang jumlah unit kendaraan pada tahun ini lebih banyak atau meningkat dibanding pada tahun sebelumnya, sehingga otomatis jumlah pelanggar juga pasti akan mengalami peningkatan,” katanya.

Ia menyebutkan, selama operasi Zebra 2018, polres mengamankan sekitar 100 unit sepeda motor dan empat unit mobil karena pemiliknya belum bisa menunjukan surat kendaraan sah. “Adapun, empat mobil yang diamankan karena pemilik belum bisa menunjukan surat-surat kendaraan. Bahkan saat kami selidiki melalui server, ternyata kendaraan sudah berubah warga dan berganti pelat nomor palsu. Jadi ada indikasi (mobil) itu bodong,” pungkasnya. (fel)

PENULIS: M DHIA THUFAIL