Radar Kajen

2019, Pendapatan Daerah Rp 2,3 Triliun

2019, Pendapatan Daerah Rp 2,3 Triliun

SAMPAIKAN – Bupati Pekalongan H Asip Kholbihi saat menyampaikan Struktur PPAS Tahun Anggaran 2019 di sidang Paripurna.
TRIYONO

KAJEN – Struktur Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2019 secara umum merupakan Pendapatan Daerah direncanakan naik 5,59 persen atau sekitar Rp 2.298.856.136.800 dari Pendapatan Daerah Tahun 2018 setelah perubahan.

Demikian dikatakan Bupati Pekalongan H Asip Kholbihi dalam rangka Penandatanganan Nota Kesepakan KUA dan PPAS Kabupaten Pekalongan Tahun 2019 di Ruang Sidang Paripurna, kemarin.

Menurutnya, untuk belanja daerah direncanakan Rp 2.417.318.278.800 atau naik 0,42 persen dari Belanja Daerah tahun 2018 setelah perubahan. Dari komposisi pendapatan dan belanja daerah tersebut, maka terjadi defisit anggaran sebesar Rp 118.462.142.000.

“Sedangkan Pembiayaan Daerah yang berasal dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Daerah Tahun Sebelumnya (SiLPA) sebesar Rp 118.462.142.000 akan digunakan untuk menutup defisit anggaran, sehingga secara riil defisit sebesar Rp 0. Saya ingin mengajak kepada kita semua untuk selalu memberikan yang terbaik dalam melaksanakan mandat konstitusional ini, dan inilah tanggungjawab kita selaku pelaksana pemerintahan di daerah,” pintanya.

Selanjutnya, kata Bupati, sesuai ketentuan Permendagri Nomor 38 tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun 2019, semua proses penyusunan dan pembahasan APBD Tahun Anggaran 2019 sudah dapat kita selesaikan selambat-lambatnya satu bulan sebelum dimulainya Tahun Anggaran 2019.

Sebelumnya dikatakan bahwa, rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kabupaten Pekalongan Tahun Anggaran 2019 dapat diselesaikan dengan kesepahaman antara legislatif dan eksekutif. Meskipun, pembahasan penuh dinamika dan perbedaan pendapat, baik melalui rapat kerja badan anggaran maupun komisi-komisi.

“Namun dengan semangat kebersamaan perbedaan pendapat tersebut dapat dicarikan solusi pemecahannya sehingga pada hari ini dapat disepakati bersama untuk menjadi landasan penyusunan RAPBD Kabupaten Pekalongan Tahun Anggaran 2019,” kata Bupati.

KUA dan PPAS merupakan dokumen yang memuat kebijakan pendapatan, belanja dan pembiayaan, yang dalam penyusunannya telah diupayakan agar substansinya terdapat keselarasan dan sinergi antara kebijakan Daerah, Provinsi dan kebijakan Nasional, keterpaduan antara kepentingan publik dan kepentingan aparatur serta tidak bertentangan dengan kepentingan umum dan peraturan perundang-undangan lainnya. (yon)

PENULIS: TRIYONO

Facebook Comments