Radar Pendidikan

Siswa SMA Diedukasi Soal Pajak

Dalam rangka memberikan pengenalan dan edukasi tentang pajak sejak dini, KPP Pratama Pekalongan menggelar kegiatan bertajuk Pajak Bertutur di beberapa sekolah, diantaranya SMAN 1 Kedungwuni, Jumat (9/11). Seperti apa? Fakhrun Nisa, Kedungwuni

Siswa SMA Diedukasi Soal Pajak

MENDENGARKAN – Siswa SMAN 1 Kedungwuni tengah mendengarkan materi yang disampaikan dalam kegiatan Pajak Bertutur.
FAKHRUN NISA

KEGAIATAN KPP Pratama Pekalongan ini diikuti oleh perwakilan siswa dari tiap kelas, mulai kelas X hingga kelas XII.
Kepala Seksi Ekstensifikasi dan Penyuluhan KPP Pratama Pekalongan, Panji Setiawan, menuturkan, Pajak Bertutur merupakan suatu program yang dicanangkan oleh kantor pusat Direktorat Jenderal Pajak sejak 2017. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia pada 9 November 2018 pukul 09.00 sampai 11.00 WIB.

Menurut Panji, kegiatan Pajak Bertutur bertujuan untuk membangun kesadaran bahwa pajak sangat penting bagi keuangan negara karena porsi pajak mencapai 80 persen dari APBN. Jika pajak lancar, maka pembangunan infrastruktur, kesehatan, pendidikan, transportasi, dan lainnya akan semakin baik sehingga bisa dinikmati secara merata.

“kami ingin membangun kesadaran tentang pentingnya pajak. Pada suatu saat nanti ketika mereka sudah dewasa dan memenuhi suatu kewajiban subjektif dan objektif, mereka bisa mempunyai NPWP dan menyetorkan dan melaporkan pajaknya,” ujarnya kepada Radar, Jumat (9/11).

Panji menyebutkan, wilayah KPP Pertama Pekalongan meliputi Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Pemalang. Oleh karena itu, kegiatan Pajak Bertutur dilaksanakan di tiga sekolah yakni SMAN 2 Pekalongan, SMAN 1 Kedungwuni, dan SMAN 2 Pemalang. Kegiatan Pajak Bertutur yang dilakukan serentak di seluruh Indonesia menyasar para pelajar mulai dari jenjang SD, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi.

“Tahun kemarin kami sudah memecahkan rekor muri untuk suatu acara yang dilakukan secara kontinu dari Sabang sampai Merauke dengan jumlah peserta 110.000 anak didik. Untuk tahun ini kami harapkan agar bisa lebih lagi,” lanjutnya.

Panji mengungkapkan, materi tentang pajak disampaikan kepada siswa dengan cara yang menyenangkan. Setelah mendapatkan materi tentang pengenalan pajak, siswa diajak untuk melakukan beberapa permainan dan kuis. KPP Pratama Pekalongan juga menyiapkan hadiah yang dibagikan kepada siswa.

“Kalau dengan instansi terkait materi yang kami sampaikan seperti bimbingan teknis. Kalau di sekolah, kami membawakan materi secara fun, diisi dengan games dan kuis. Harapannya, penerus bangsa ini tidak asing dan tidak alergi lagi dengan pajak. Kami harapkan kegiatan ini akan semakin lebih baik lagi dan kami bisa mengunjungi sekolah-sekolah lain agar lebih merata,” tandasnya. (run)

PENULIS: FAKHRUN NISA

Facebook Comments