Radar Batang

Manfaatkan DD, Desa Ini Bangun Gedung Perpusdes Rp 75 Juta

Gedung Perpusdes

SALAM LITERASI – Kasi Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Disperpuska Batang, Sri Nastiti, berfoto bersama usai peresmian gedung Perpusdes Khazanah Kalam Plumbon, kemarin.

BATANG – Komitmen Pemerintah Desa Plumbon, Kecamatan Limpung dalam ikut membangun tradisi literasi masyarakatnya terbilang luar biasa. Memanfaatkan pos Dana Desa (DD) 2018, mereka membangunkan gedung yang cukup megah untuk Perpustakaan Desa (Perpusdes) Khazanah Kalam.

Bangunan yang selanjutnya akan didayagunakan untuk aktivitas perpusdes itu diresmikan dengan meriah, Minggu (11/11). Sebab, warga juga secara swadaya memeriahkannya dengan acara senam dan jalan sehat dengan bermacam doorprize menarik.

Kades Plumbon, Agus Arjito mengatakan, pembangunan gedung perpusdes Khazanah Kalam menghabiskan anggaran Rp 75 juta yang diambilkan dari DD tahun 2018. Bangunan seluas 30 meter persegi itu lokasinya cukup strategis, karena berada di ruas Jalan Raya Limpung Tersono, tepatnya sebelah Mts NU Limpung.

“Perpustakaan desa ini sudah beroperasi cukup lama, aktivitasnya sangat baik untuk mencerdaskan masyarakat Plumbon, utamanya dalam meningkatkan tradisi literasi. Makanya kami juga tergerak untuk membangunkan gedung yang lebih layak melalui pos dana desa. Harapannya, dengan bangunan baru ini, kemanfaatannya akan semakin optimal. Yang jelas, ini investasi jangka panjang,” jelas Agus.

Ketua Perpusdes Khazanah Kalam, Akhmad Saeful Munir menuturkan, perpustakaan yang dipimpinnya sebetulnya telah berdiri sejak 2010 silam. Sementara secara resmi mereka mulai mereplikasi program Perpuseru sejak tahun 2016. “Alhamdulillah, saat ini kita sudah memiliki gedung yang representatif, mudah-mudahan kinerja pelayanan kami untuk masyarakat akan terus meningkat. Terima kasih untuk Pak Kades dan jajarannya serta warga Plumbon yang telah ikut mendukung pembangunan ini,” ucapnya.

Peresmian juga dihadiri Bambang S yang mewakili Camat Limpung, Kasi Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Disperpuska Batang Sri Nastiti SH, serta staf Disperpuska Sudadi SAP. Menurut Nastiti, penggunaan DD untuk perpusdes dibenarkan secara aturan sesuai Permendes No 19 Tahun 2017.

“Apa yang dilakukan Pemerintah Desa Plumbon ini selanjutnya bisa menjadi yurisprudensi sekaligus diharapkan menginspirasi desa-desa lainnya untuk ikut memperdulikan tradisi literasi masyarakat, termasuk mendukung sarana prasarananya. Jadi, kata siapa dana desa tidak bisa dialokasikan untuk mendukung kinerja perpusdes, ini buktinya. Kami berharap, komitmen yang sama bisa diberikan desa-desa lainnya,” pesan Nastiti. (sef)

Facebook Comments