Nasional

Minta Maaf Kepada Siswa, 620 Guru Honorer Ikut Demo di Jakarta

Minta Maaf Kepada Siswa, 620 Guru Honorer Ikut Demo di Jakarta

Caption- Ratusan guru honorer yang bertolak ke Jakarta untuk menuntut pemerintah, mengambil titik kumpul di depan Sasana Adipura Kencana. Peserta aksi dilepas oleh Wakil Bupati Wonosobo Agus Subagiyo.
MAGELANG EKSPRES

WONOSOBO– Tidak kurang dari 620 orang Guru Honorer yang ada di Kabupaten Wonosobo berangkat ke Jakarta untuk mengikuti aksi nasional. Mereka bakal menuntut pemerintah pusat, untuk memberi kepastian nasib tenaga honorer guru.

“Ada 620 pendidik honorer yang berangkat ke Jakarta ikut aksi nasional, pada tanggal 30 oktober 2018, kita gunakan 11 bus dan 1 angkutan elf, “ ungkap Korlap Aksi Nasional Guru Honorer Wonosobo Zenal Arifin kemarin.

Menurutnya, dalam aksi di Jakarta itu, guru honorer akan bergabung dengan ribuan guru honorer se Indonesia, dengan tuntutan, meliputi mempercepat revisi undang-undang ASN, jika ada kebijakan jalur khusus secepatnya selesaikan.

“Kita akan menuntut agar tenaga honorer yang sudah puluhan tahun mengabdi itu, bisa diangkat mejadi ASN, atau lewat jalur khusus tanpa melihat batasan umur, sedangkan P3K merupakan alternative kedua,” ucapnya

Untuk guru honorer yang berpartisipasi menjadi peserta aksi nasional berasal dari guru honorer sekolah dasar hingga guru honorer SMA. Mereka berasal dari seluruh kecamatan di kabupaten wonosobo. aksi tersebut akan menyasar ke istana Negara

”Peserta aksi dari seluruh kecamatan wonosobo, terdapat 100 orang yang tidak ikut. Karena sakit dan juga sedang menjalani tes,” bebernya

Arifin menambahkan untuk berpartisipasi dalam aksi nasional itu, dirinya dan pendidik honorer di wonosobo meminta ijin kepada masing-masing sekolah, untuk tidak mendidik selama dua hari, mulai tanggal 29 hingga 30 oktober 2018.

“Dua hari tidak mengajar, sudah ijin ke dinas, pihak sekolah, teman sekantor dan polres, secara kendinasan pihak sekolah atau dikpora tidak mendukung, namun secara personal mendukung,” ucapnya.

Sedangkan, kepada anak-anak dididik, pihaknya mengaku sudah meminta maaf, sementara waktu tidak mengajar, serta meminta doa kepada seluruh anak-anak atau pelajar di wonosobo agar usaha yang akan dilakukan mendapatkan hasil yang terbaik.

“Kita sudah sampaikan kepada anak didik, kita mohon maaf, bapak ibu tidak bisa mengajar, minta doa restunya, semoga aksi ini menjadi yang terakhir,” pungkasnya.

Ratusan guru honorer yang bertolak ke Jakarta untuk menuntut pemerintah, mengambil titik kumpul di depan Sasana Adipura Kencana. Mereka berangkat pada pukul 15.00 WIB menggunakan 11 bus. Peserta aksi dilepas oleh Wakil Bupati Wonosobo Agus Subagiyo. (gus)

Facebook Comments