Duh, Copet Beraksi di Tengah Kemeriahan Panggung Gembira

by
Panggung Gembira
MERIAH - Bupati Kendal saat acara Panggung Gembira Indosiar di Alun-Alun Kendal, Minggu lalu. AKHMAD TAUFIK
Panggung Gembira
MERIAH – Bupati Kendal saat acara Panggung Gembira Indosiar di Alun-Alun Kendal, Minggu lalu.
AKHMAD TAUFIK

KENDAL – Di mana ada keramaian, di situlah copet beraksi. Kemeriahan even Panggung Gembira yang digelar Indosiar bekerjasama dengan Pemkab Kendal, Sabtu sampai Minggu (27-28/10) pun ternyata menyisakan cerita aksi pencopetan.

Ribuan penonton yang larut dalam hiburan artis-artis ibukota sepertinya dimanfaatkan betul oleh para pencopet. Alhasil, sepulang dari acara, beberapa orang ada yang kehilangan dompet, HP, dan uang.

Salah seorang warga Kendal, A Mundolin, menuturkan kejadian yang menimpa anaknya saat nonton acara dangdut tersebut. Sepulang acara, anaknya mengeluhkan tas yang dipakainya mendadak sobek seperti bekas sayatan. Sementara dua teman si anak juga mengaku kehilangan handphone dengan kondisi saku celana yang sobek.

“Tasnya ada yang menyobek, seperti menggunakan silet dan kebetulan dua temannya juga mengaku handphonenya hilang, sementara kondisi saku celana sobek. Kemungkinan anak saya hendak dicopet akan tetapi masih beruntung karena handphone saat acara dipegang terus,” ungkapnya.

Atas insiden tersebut, Mundolin berharap pihak penyelenggara mau mengevaluasi jalannya acara, terutama bagaimana memperhatikan keamanan.
Tidak hanya bintang tamu atau artisnya saja, melainkan juga para penontonnya. Selain kerugian materi berupa handphone dan uang, para korban juga beresiko tersayat silet yang digunakan para pencopet.

Hal senada disampaikan Arif Firmasnyah, yang juga menonton acara tersebut. Dia mengaku menemukan dompet, tetapi hanya berisi KTP dan dokumen pribadi lainnya.”Saat itu saya menemukan dompet, namun tidak ada isinya, mungkin yang punya kena copet,” katanya.

Sementara itu,Kabid Pariwisata Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Kendal, Edy Mardi menyayangkan kejadian tersebut. Pihaknya selaku penyelenggara meminta maaf kepada masyarakat Kendal atas kejadian tersebut.

“kepada semua masyarakat Kendal yang merasa dirugikan, kami menyampaikan permohonan maaf. Kejadian tersebut di luat kendali kami dan kami juga tidak menyangka akan ada aksi percopetan,” ungkapnya. (fik)