Tenggak Miras Ditepi Pantai, Dua Pemuda Diamankan

by -
Tenggak Miras Ditepi Pantai, Dua Pemuda Diamankan
RAZIA - Petugas gabungan saat menggelar razia dalam rangka operasi cipta kondisi di Kota Pekalongan, Selasa (18/9) malam. WAHYU HIDAYAT
Tenggak Miras Ditepi Pantai, Dua Pemuda Diamankan
RAZIA – Petugas gabungan saat menggelar razia dalam rangka operasi cipta kondisi di Kota Pekalongan, Selasa (18/9) malam.
WAHYU HIDAYAT

KOTA PEKALONGAN – Petugas gabungan dari Satpol PP Kota Pekalongan bersama Polres Pekalongan Kota dan Kodim 0710/Pekalongan terus menggencarkan operasi cipta kondisi, dalam rangka menciptakan situasi kondusif dan mencegah gangguan ketertiban umum di Kota Pekalongan.

Sebagaimana yang dilaksanakan pada Selasa (18/9) malam. Puluhan personel gabungan dari Satpol PP, Polres, dan Kodim menggelar operasi cipta kondisi di sejumlah lokasi di kota batik.

Dari operasi tersebut, petugas mengamankan dua orang pemuda yang kedapatan sedang mengonsumsi minuman keras di pinggir pantai, serta dua wanita pekerja seks komersial yang sedang mangkal di kawasan Ceblung, Jalan Slamet, Pekalongan Barat.

Razia gabungan ini dimulai sekira pukul 20.30 WIB, melibatkan puluhan personel Satpol PP, TNI, dan Polri. Adapun sasarannya yakni peredaran miras, penjual miras, pesta miras, prostitusi, maupun berbagai bentuk penyakit masyarakat lainnya.

Tim dibagi menjadi dua. Mereka bertolak dari kantor Satpol PP Kota Pekalongan. Tim pertama menyisir kawasan kecamatan Pekalongan Timur dan Selatan. Sedangkan tim kedua menyisir kawasan Pekalongan Barat dan Utara.

Pada kegiatan itu, petugas juga menyisir beberapa tempat penginapan dan hotel kelas melati untuk menemukan pasangan bukan suami istri yang ‘ngamar’. Razia di tempat-tempat penginapan ini tidak membuahkan hasil.

Petugas kemudian menyisir kawasan Ceblung, di Jalan Slamet. Di sini, petugas mengamankan dua orang wanita paruh baya yang diduga merupakan pekerja seks komersial yang sedang menunggu pria hidung belang yang akan menggunakan jasanya. Selain itu, petugas juga menyisir kawasan Bendingsari, namun tak membuahkan hasil.

Sementara, dari penyisiran wilayah utara, petugas mendapat beberapa hasil. Ketika sampai di pesisir Pantaisari, petugas mendapati ada dua pemuda sedang minum miras. Keduanya langsung diangkut ke mobil patroli.

Lalu, petugas mendatangi sebuah rumah warga di daerah Kandang Panjang, Pekalongan Utara, yang diduga sering menyediakan dan menjual miras. Dari lokasi tersebut, petugas mendapati beberapa botol miras yang selanjutnya diamankan sebagai barang bukti.

Kabid Tibum dan Tranmas Satpol PP Kota Pekalongan Henri Rudin menjelaskan bahwa kegiatan operasi cipta kondisi bertujuan untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif. “Kita menyisir lokasi-lokasi yang disinyalir sering ada penjualan miras, pesta miras, prostitusi, maupun gangguan ketertiban umum dan penyakit masyarakat lainnya,” katanya.

Dijelaskan pula bahwa mereka yang terjaring operasi tersebut selanjutnya dibawa ke kantor Satpol PP guna didata, diberi pembinaan, dan selanjutnya akan dilimpahkan untuk menjalani sidang tipiring di Pengadilan Negeri Pekalongan.

Henri menambahkan, operasi cipta kondisi gabungan ini akan terus rutin digelar untuk menciptakan situasi aman, tentram, kondusif, bebas dari peredaran miras, bebas dari prostitusi, dan pelanggaran terhadap ketertiban umum lainnya. “Kita juga sudah berencana akan menggelar operasi cipta kondisi dengan sasaran sejumlah tempat kos,” imbuh dia. (way)

Penulis: Wahyu Hidayat | Radar Pekalongan
Redaktur: Dalal Muslimin