Rob Mulai Menggenang, Bangun Tanggul Darurat

by
Rob Mulai Menggenang, Bangun Tanggul Darurat
KERJA BAKTI - Kerja bakti dimulai dengan apel di Kantor Kelurahan Kandang Panjang, Kecamatan Pekalongan Utara. MALEKHA
Rob Mulai Menggenang, Bangun Tanggul Darurat
KERJA BAKTI – Kerja bakti dimulai dengan apel di Kantor Kelurahan Kandang Panjang, Kecamatan Pekalongan Utara.
MALEKHA

KOTA PEKALONGAN – Dalam rangka menanggulangi air rob pada saat ini yang sudah mulai menggenang. Pemerintah Kota Pekalongan bergotong royong bersama Gerakan Masyarakat Pekalongan Utara (Gempur), OPD, TNI, Polri, Satpol PP, camat, dan masyarakat membangun tanggul darurat rob di Salam Manis, Jalan Sekar Wangi, Kelurahan Kandang Panjang, Kecamatan Pekalongan Utara, kemarin.

Pembukaan dimulai dengan apel di Kantor Kelurahan Kandang Panjang, Kecamatan Pekalongan Utara pukul 06.30, kemudian dilanjutkan di Lapangan Salam Manis. Pukul 07.30 air rob sudah naik di Jalan Sekar Wangi, Sekda Kota Pekalongan bersama OPD, TNI, Polri, Satpol PP, dan masyarakat turun ke lokasi pembuatan tanggul darurat rob.

Sekda Kota Pekalongan, Sri Ruminingsih, menyampaikan kegiatan ini harus sinergi antara pemkot, komunitas, dan masyarakat. Tidak lagi saling menyalahkan tetapi berusaha mencari solusi dan melakukan gerakan untuk menanggulangi rob.

“Wilayah Kota Pekalongan sudah ada 9 kelurahan yang telah lama terkena rob, upaya sudah dilakukan, anggaran dari pusat sudah diberikan, ini masih dalam tahap penanganan. Harapannya ini bisa selesai dan teratasi, bersama-sama, bersatu pada upaya dan doa kita lakukan,” paparnya.

Kondisi cuaca dengan fenomena alam air permukaan yang tinggi membuat rob, tetapi kita tetap berkaca bahwa ini juga karena perbuatan yang kurang ramah dan peduli terhadap lingkungan. Ini membuka kesadaran bahwa diperlukan sikap peduli terhadap lingkungan. “Kegiatan ini semoga tak berhenti sampai di sini, tetapi tetap berlanjut agar masalah rob teratasi. Terus bekerja bakti untuk meminimalisasi bencana rob,” tutur Sri Ruminingsih.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Pekalongan, Joko Purnomo, mengatakan secara teknis tanggul yang dibangun ini merupakan tanggul darurat untuk memberikan perlindungan dan mencegah air rob masuk ke Kandang Panjang. “Tanggul ini dibangun dengan mengunakan papan berbetuk bambu (sesek), bambu, karung yang berisi pasir dan tanah merah. Nantinya tanggul sementara ini membentang sejauh 1, 5 kilometer dengan tinggi 50 hingga 70 sentimeter,” jelas Joko.

Dikatakan Joko, tanggul ini akan dibangun ke arah Utara, di sana juga ada pompa untuk membuang air. “Dengan adanya tanggul sementara ini bisa mengurangi dampak rob yang ada, sambil menunggu proyek tanggul panjang yang saat ini sedang dibangun. Gempur dan masyarakat semoga dapat bersinergi dengan OPD – OPD terkait,” tukasnya.

Penasehat Gempur, Zaenal Arifin, mengutarakan kegiatan itu dalam rangka pembuatan tanggul darurat guna meminimalisasi dampak rob yang melanda di Kandang Panjang. “Dana dalam pekerjaan ini merupakan batuan dari Pemerintah Kota Pekalongan sebanyak 49 juta sedangkan untuk pekerja semuanya murni dari masyarakat Pekalongan Utara,” pungkasnya. (mal)

Penulis: Malekha