Rawan Pelanggaran, Satlantas Razia di Perlitasan Kereta Api

by
Razia di Perlintasan Kereta Api
RAZIA - Satlantas Polres Kendal tengah melakukan kegiatan razia kendaraan bermotor di salah satu perlintasan kereta api. AKHMAD TAUFIK
Razia di Perlintasan Kereta Api
RAZIA – Satlantas Polres Kendal tengah melakukan kegiatan razia kendaraan bermotor di salah satu perlintasan kereta api.
AKHMAD TAUFIK

KENDAL – Pelanggaran lalu lintas di wilayah Kendal terbilang masih tinggi. Hal tersebut terbukti dengan banyaknya surat tilang yang dikeluarkan oleh Satlantas Polres Kendal setiap harinya saat melakukan kegiatan razia kendaraan bermotor.

Seperti pada Jumat (7/9) kemarin, setidaknya ada 105 pelanggar yang ditilang oleh anggota Satlantas Polres Kendal yang berlokasi di Kecamatan Kaliwungu, tepatnya dekat perlintasan kereta api.

Kasatlantas Polres Kendal, AKP Eddy S, melalui Kanit Turjawali, Ipda Imam S mengatakan, dalam kegiatan razia tersebut setidaknya 105 pengendara sepeda motor ditindak tegas dengan diberikan tilang. Sementara untuk jenis pelanggaran yang paling dominan adalah tidak dapat menunjukan SIM serta kelengkapan seperti halnya spion.

“Banyak dari pengendara yang tidak dapat menunjukan SIM, terutama para pelajar. Hal itu memang menjadi tren saat tahun ajaran baru, karena dari siswa SMP masuk ke SMA biasanya belum punya SIM. Tetapi kami tidak pandang bulu, meskipun mereka pelajar tetap harus ditindak jika melanggar,” ungkapnya.

Selain itu, Ipda Imam menambahkan bahwa diwilayah pantura Kendal ada dua titik perlintasan kereta api yakni di Weleri dan Kaliwungu yang sering terjadi pelanggaran lalu lintas, seperti menerobos serta melanggar marka jalan. Oleh karenanya, perlintasan kereta api juga sering menjadi titik kegiatan razia kendaraan bermotor di wilayah Kendal.

“Melanggar di perlintasan kereta api itu bahaya pertama bisa beresiko tertabrak kereta api dan kedua jika melanggar marka dapat mengakibatkan kemacetan,” pungkasnya. (fik)