Dana BOK Meningkat Rp11 M, Dinkes Pantau Kinerja 21 Puskesmas

by
Dana BOK Meningkat Rp11 M, Dinkes Pantau Kinerja 21 Puskesmas
PANTAU - Dinkes Batang didampingi perwakilan Kajari Batang saat memantau realisasi anggaran BOK tahun 2018 di Puskesmas Tulis, Kamis (6/9). NOVIA ROCHMAWATI
Dana BOK Meningkat Rp11 M, Dinkes Pantau Kinerja 21 Puskesmas
PANTAU – Dinkes Batang didampingi perwakilan Kajari Batang saat memantau realisasi anggaran BOK tahun 2018 di Puskesmas Tulis, Kamis (6/9).
NOVIA ROCHMAWATI

BATANG – Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Kabupaten Batang 2018 mengalami peningkatan sekitar Rp 11 Milyar. Jumlah itu naik sekitar dua milyar dibandingkan tahun sebelumnya. Oleh karenanya, Dinkes Batang juga turut menggandeng Kejari Batang untuk mengawasi realisasi pemanfaatan dana BOK.

Pemantauan dimaksud seperti yang dilakukan Dinkes, Kamis (6/9), di Puskesmas Tulis. Bersama Kejari, Dinkes melakukan monitoring ke 21 Puskesmas yang dibagi menjadi dua tim. Tahun ini, tiap puskesmas mendapatkan rata-rata dana Rp 500 juta. Besarannya bergantung pada jumlah penduduk yang berada di bawah jangkauan masing-masing puskesmas.

“Jadi, kami lakukan pemantauan dan sidak ini untuk memacu Puskesmas melaksanakan program kerja yang telah dianggarkan dalam BOK tahun ini. Karena jumlahnya besar maka perlu dipantau dengan lebih seksama, sehingga harapannya semua program dapat segera direalisasikan dengan baik,” terang Kepala Dinkes Batang, dr Hidayah Basbeth, saat diwawancarai di sela-sela sidak.

Pihaknya berharap, melalui sidak Dinkes dapat mengatahui kinerja Puskesmas. Selain itu, Dinkes juga dapat memberikan solusi jika ada permasalahan yang terjadi. Khususnya bagi yang penyerapannya masih di bawah rata-rata Puskesmas lainnya.

Dijelaskan Basbeth, untuk item penilaian pemanfaatan BOK sendiri mencakup lima item. Yakni Program Indonesia Sehat melalui pendekatan Keluarga Sehat, Upaya Kesehatan Masyarakat esensial, Upaya Kesehatan Masyarakat Pengembangan dan Upaya Kesehatan lainnya. Disusul Pelaksanaan Fungsi Manajemen dan Sanitasi Terpadu Berbasis Masyarakat.

Sementara itu, Staf Perdata dan Tata Usaha Negara Kejari Batang, Azen, menerangkan, pihaknya sebisa mungkin membantu pengawasan penggunaan BOK. Namun dia tetap berkoordinasi langsung dengan Dinkes. Pihaknya berharap dana BOK dapat digunakan sebagaimana mestinya, dan sesuai dengan peruntukannya.

“Sejauh ini, belum ada temuan dan laporan terkait penyimpangan dana BOK. Namun kami harap dana ini dapat digunakan sesuai peruntukkannya. Sehingga bermanfaat bagi masyarakat sekitar,” tandasnya. (nov)

Penulis: Novia Rochmawati | Radar Pekalongan
Redaktur: Dalal Muslimin