Tiga Kecamatan Disiapkan jadi Kawasan Industri

by
Tiga Kecamatan Disiapkan jadi Kawasan Industri
ARAHAN - Wakil Bupati Suyono memberikan arahan terkait rencana pengembangan kawasan industri di Kabupaten Batang saat kegiatan FGD terkait, kemarin.
Tiga Kecamatan Disiapkan jadi Kawasan Industri
ARAHAN – Wakil Bupati Suyono memberikan arahan terkait rencana pengembangan kawasan industri di Kabupaten Batang saat kegiatan FGD terkait, kemarin.

BATANG – Melalui revisi Perda No 7 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), Pemkab Batang telah menyiapkan tiga kecamatan, yakni Tulis, Banyuputih, dan Gringsing sebagai kawasan industri. Namun, Pemkab juga berkomitmen agar pengembangan kawasan industri benar-benar menjadi berkah bagi masyarakat Batang.

Hal itu terungkap saat kegiatan FGD Penyusunan Master Plan Pengembangan Kawasan Industri Batang di Hotel Sedang Sari, Kamis (6/9). Kepala Sub Direktorat Jendral Pengembangan Wilayah Industri III Kementrian Perindustrian, Wahyu Firdhianto. Ia mengatakan, Kabupaten Batang bisa melakukan upaya percepatan pertumbuhan ekonomi jauh lebih baik dengan hadirnya kawasan industri.

sementara, pengembangan kawasan Industri akan lebih cepat terlaksana jika lima parameter dimiliki oleh Pemerintah Daerah, yaitu lokasi, infrastruktur, birokrasi, regulasi dan akselerasi. “Dengan adanya pembangunan infrastruktur dan sinergitas antar pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten dalam proses perencanaan kebijkannya untuk perceparan ekonomi disektor industri akan cepat terwujud,” ungkap Wahyu.

Walaupun kawasan industri Batang tidak masuk dalam rencana proyek strategi Nasional kawasan Industri, namun harus bersiap juga karena akan terkena dampak multiplayer effect dengan hadirnya kawasan Industri nasional seperti Kawasan Industri Kendal (KIK).

“Batang bisa terkena multiplayer effect KIK Kendal, karena faktor kedekatan. Oleh karena itu, harus siap dan melakukan persiapan sejak dini,” katanya.

Wakil Bupati Batang, Suyono, berharap dalam forum diskusi itu ada sinkronisasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam penentuan kawasan industri, sehingga sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) untuk menuju kesejahteraan Kabupaten Batang. Sesuai Perda RTRW yang saat ini tengah dalam proses revisi, Pemkab menetapkan Kecamatan Tulis, Banyuputih, dan Gringsing sebagai kawasan industri.

“Ada dampak positif dan negatif, maka mulai dari sekarang harus didiskusikan agar lingkungan dan masyarakat tidak terganggu dan kawasan industri menjadi sahabat yang saling menguntungkan,” terang Suyono.

Ia juga mengatakan bahwa kehadiran industri bagian dari sahabat dan tetangga yang harus diterima jangan sampai menjadi musuh di masyarakat. Oleh karenanya, dalam perencanaanya harus memperhatikan undang undang atau regulasinya agar tidak bermasalah dengan hukum, baik hukum dunia maupun hukum akherat.

“Sosialisasikan dan berikan informasi yang jelas kepada masyarakat, agar tidak mudah terkontaminasi berita – berita yang tidak benar, sehingga kawasan industri diterima dan menjadi berkah bagi Kabupaten Batang untuk meningkatkan kesejahteraan dan mengurangi pengangguran,” pinta Suyono. (fel)

Penulis: M Dhia Thufail | Radar Pekalongan
Redaktur: Akhmad Saefudin