Radar Batang

Tahun Depan Dibenahi, Gringsing Dipersiapkan jadi Pusat Industri

Sambutan Wihaji

SAMBUTAN – Bupati Batang Wihaji memberikan kata sambutan pada gelaran ketoprak yang dilaksanakan di Desa Plelen, Kecamatan Gringsing, baru-baru ini.
M DHIA THUFAIL

BATANG – Kecamatan Gringsing masuk dalam rencana peruntukan sebagai pusat industri di wilayah timur. Hal itu telah diakomodasi dalam revisi Perda Nomor 7 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Batang yang tidak lama lagi segera ditetapkan.

Informasi tersebut disampaikan Bupati Batang, Wihaji, saat memberikan kata sambutan sebelum dimulainya hiburan Ketoprak Wahyu Budoyo dari Kabupaten Pati, Minggu (19/8) malam, di lapangan bola Desa Plelen, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang.

“Kecamatan Gringsing merupakan Kecamatan yang berada di wilayah timur Batang. Saya meyakini, pertumbuhan industri di wilayah Kecamatan Gringsing akan terus berkembang. Oleh karena itu, kita akan membenahi wilayah Kecamatan Gringsing sebagai batas wilayah Kabupaten Batang,” terang Wihaji.

Bupati juga menyadari, bahwa kondisi jalan menuju Pantai Jodo saat ini dalam keadaan rusak parah. Sehingga, hal itu menjadi pekerjaan rumah bagi Pemkab Batang, yang pengerjaannya atau pembangunannya direncanakan akan dimulai pada tahun 2019 mendatang.

“Pemkab sudah menghitung berapa biaya pembangunan jalan menuju Pantai Jodo, yakni senilai Rp 7 milar. Maka tahun depan akan mulai dicicil pembangunanya dan karena keterbatasan anggaran, sehingga belum bisa semuanya,” katanya.

Terkait kesenian ketoprak, ditambahkan Wihaji, merupakan kesenian tradisional yang memiliki kekayaan warisan leluhur. Karena itu, aset budaya tersebut harus tetap dilestarikan, dengan cara nguri – nguri kearifan budaya jawa.

“Zaman sekarang masih nguri – nguri seni budaya ketoprak sangat luar biasa, mengingatkan saya akan masa kecil yang gemar nonton ketoprak,” tandas Bupati. (fel)

Facebook Comments