Idul Adha, 105 Anak Dikhitan di Masjid Agung Kendal

by
NUR KHOLID MS DIARAK- Sebanyak 105 peserta khitanan massal Masjid Agung Kendal dikirab keliling Kota Kendal sebelum dikhitan pada malam Hari Raya Idul Adha.
NUR KHOLID MS
DIARAK- Sebanyak 105 peserta khitanan massal Masjid Agung Kendal dikirab keliling Kota Kendal sebelum dikhitan pada malam Hari Raya Idul Adha.

*Dikirab Keliling Naik Becak dan Delman

KENDAL – Di Hari Raya Idul Adha Masjid Agung Kendal melaksanakan program pengabdian tahunan berupa khitanan massal. Program pengabdian itu diikuti oleh sebanyak 105 peserta. Prosesi khitan sendiri akan dilakukan pada malam Hari Raya Idul Adha. Namun terlebih dulu, seluruh peserta khitanan massal, Selasa (21/8) sore, dikirab dengan menggunakan becak dan delman hias mengelilingi Kota Kendal.

Panitia Khitanan massal, Ubaidillah, mengatakan, dari registrasi ulang didapat sebanyak 105 peserta khitanan massal. Sebelum dilakukan khitanan massal pada malam Hari Raya Idul Adha, seluruh peserta mengikuti kirab keliling Kota Kendal. Tujuannya untuk mendapatkan doa restu dari masyarakat Kendal.

“Selain itu memberikan semangat kepada peserta agar tidak takut pada saat dilakukan khitan. Tahun ini, ada tiga peserta khitan massal yang secara umur belum waktunya dikhitan. Tapi semangatnya untuk ikut khitan luar biasa. Semoga semua peserta menjalani khitan dengan lancar. Sebab tahun lalu, ada yang kabur karena takut disaat pelaksanaan khitan,” katanya.

Ubaidillah, mengungkapkan, jumlah khitanan massal tahun ini sedikit berkurang bila dibandingkan dengan pelaksanaan khitanan massal pada Hari Raya Idul Adha tahun lalu. Yakni sebanyak 107 peserta. Peserta khitanan massal tahun lalu meningkat. Sehingga panitia terpaksa menutup pendaftaran karena jumlah pendaftar terus meningkat. “Nanti setelah dikhitan anak di karantina di masjid dengan pengawasan tim medis. Baru pagi harinya akan di serahkan pada orangtuanya,” ungkapnya.

Ubaidillah, menbambahkan, khitanan massal di Hari Raya Idul Adha ini rutin dilaksanakan takmir Masjid Agung Kendal. Peserta khitanan massal tidak dipunggut biaya. Peserta bahkan berasal tidak hanya dari kecamatan kota Kendal, melainkan juga dari kecamatan lain di kabupaten Kendal. (nur)