Radar Batang

Awas, Disdikbud Sidak Sekolah

Sidak Sekolah

CEK DOKUMEN – Kabid Pembinaan Ketenagaan Disdikbud Wachsyudin, Kabid Binkes BKD Saefudin dan lainnya menmgecek beberapa dokumen sekolah untuk melihat kinerja pegawai saat sidak kemarin di SDN Tumbrep 01.
AKHMAD SAEFUDIN

Tegakkan disiplin ASN, BKD Dilibatkan

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah sekolah, Senin (20/11) pagi. Kegiatan itu dilakukan untuk menegakkan disiplin pegawai, baik tenaga pendidik maupun kependidikan.

Sidak dilaksanakan dengan melibatkan BKD. Kemarin, ada dua tim yang diterjunkan. Tim pertama yang terdiri dari Kepala Disdikbud Rahmat Nurul Fadilah SPd MSi, Kabid Pembinaan Ketenagaan Wachyusin SPd MM, Kabid Binkes BKD Saefudin, Kasubbag Program Disdikbud Affandi Susanto dan lainnya menuju SDN Tumbrep 01 Kecamatan Bandar.

Sementara tim 2 memuat Kepala BKD Alimudin, Kabid Dikdas Drs Sabar Mulyono, dan lainnya menyasar SDN Kedungmalang, Kecamatan Wonotunggal. Aksi itu dilakukan pagi hari, rombongan telah tiba di sekolah sebelum jam masuk sekolah atau sebelum jam 07.00 WIB. Karena mendadak, kegiatan itu sempat mengagetkan jajaran warga sekolah.

“Ini bukan sidak sebetulnya, tetapi lebih pada pembinaan disiplin untuk tenaga pendidik dan kependidikan. Meski kebijakan baru, mudah-mudahan ada efek positifnya terhadap kinerja pegawai,” ungkap Kepala Disdikbud Batang, Rahmat Nurul Fadilah.

Dia mengatakan, kebijakan itu dilakukan untuk menegakkan disiplin jajaran pegawai yang ada di bawah naungan Disdikbud. Karena terkait dengan kinerja ASN, lanjut Rahmat, pihaknya sengaja menggandeng BKD. “Ini sifatnya masih pembinaan ke dalam, sehingga sengaja belum kita libatkan instansi luar seperti Inspektorat dan Satpol PP. Harapannya, kualitas kinerja bisa meningkat, sehingga pelayanan terbaik bisa diberikan setiap satuan pendidikan,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Rahmat juga berkesempatan masuk ke ruang kelas VI untuk mengajar dan memberikan motivasi, terutama menyongsong pelaksanaan ujian sekolah. Kabid Pembinaan Ketenagaan, Wachyusin, mengatakan, selain memantau langsung kinerja kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan, tim juga mengecek keberlangsungan kegiatan di sekolah. Buku induk, buku hadir, hingga RAPBS ikut dicek.

“Kedisiplinan waktu kita pantau, jam kehadiran dan kepulangan diteliti. Karena ketentuannya sudah jelas, ASN dengan enam hari kerja bekerja mulai jam 7 sampai jam 2 siang,” ujarnya.

Meski tak berada di lokasi, kinerja pengawas sekolah juga tak luput dari pantauan. Tim karenanya mengecek jadwal kehadiran pengawas di sekolah. Menurut Wachyusin, keberadaan dan pengawas tenaga fungsional itu amat penting dalam mengawal mutu pendidikan.

“Selama ini, mekanisme penegakkan disiplin sebetulnya sudah dilakukan, baik melalui perintah maupun teguran. Tetapi karena belum optimal, ya kita turun langsung ke lapangan,” terangnya.

Wachyusin memastikan, sidak akan terus dilangsungkan sampai Bulan Desember mendatang. Harapannya, kegiatan itu bisa memantik peningkatan disiplin kerja pegawai sekolah, sehingga produktivitasnya pun akan meningkat. “Kalau produktivitas meningkat, maka hasil akan lebih optimal, sehingga pada akhirnya prestasi belajar peserta didik juga akan terus membaik,” pungkasnya. (sef)

Penulis: Akhmad Saefudin & Redaktur: Dony Widyo

Facebook Comments