Radar Kendal

Jelang Lebaran Haji, Harga Kambing Tembus Rp 3,7 Juta/Ekor

Jelang Lebaran Haji, Harga Kambing Tembus Rp 3,7 Juta

KAMBING – Salah satu lapak yang menyediakan kambing kurban di Kendal.
AKHMAD TAUFIK

KENDAL – Meskipun hari raya Idul Adha masih lama, namun harga kambing kurban di Kendal mulai melangit bahkan mencapai kisaran Rp 3,5 juta hingga Rp3,7 juta.

Salah satu penjual kambing di Kendal, Suraji, mengatakan bahwa ia membuka lapak kambing kurban sudah setiap tahun dan untuk tahun ini ia buka di daerah Ngampel. Kata dia, harga kambing setiap tahun mengalami kenaikan terutama menjelang hari raya Idul Adha.

Jika hari biasa harga kambing paling mahal Rp 3 juta, maka saat menjelang lebaran kenaikannya cukup tinggi.

“Sudah satu minggu saya mulai buka lapak jualan kambing kurban, permintaan sudah mulai banyak bahkan sebagian masih titip karena jika langsung dibawa pulang repot. Kalaupun titip saya tidak ada biaya tambahan lagi, namun saat mepet lebaran harga bisa naik lagi karena stok biasa sudah sedikit,” ungkapnya.

Hal senada juga dikatakan oleh Imam, salah seorang penjual kambing kurban di daerah Kebondalem, Kecamatan Kendal. Menurutnya, harga kambing tahun ini lumayan tinggi, khusus untuk kambing jenis keturunan etawa saja sudah lebih dari Rp3,5 juta.

Namun untuk kambing ukuran kecil bisa didapat dengan harga Rp 2,5 jutaan. Hanya saja, biasanya orang lebih berminat dengan kambing ukuran besar.

“Kambing memang harganya lumayan tinggi, namun sesuai dengan ukurannya. Untuk jenis kambing keturunan etawa paling diminati karena ukurannya besar namun asli kambing etawa lebih mahal lagi,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu pembeli kambing kurban, Jubaidi, mengatakan, dengan tingginya harga kambing cukup membuat bingung karena niat awal membeli dua harus diundur lantaran membutuhkan uang tambahan lagi.

“Setiap tahun kami anggarkan dua ekor kambing Rp 6 juta. karena harganya naik jadi harus ada uang tambahan lagi. Tetapi berapapun harganya tetap akan saya beli karena sudah diniatkan untuk ibadah,” katanya. (fik)

Penulis: Akhmad Taufik

Redaktur: Akhmad Saefudin

Facebook Comments