DPSHP Pemilih untuk Pileg Berkurang 1.742 Dibanding Pilgub

by
DPSHP Kota Pekalongan
TETAPKAN DPSHP – KPU Kota Pekalongan saat menetapkan DPSHP Pemilu 2019 dalam rapat pleno yang digelar di aula KPU, Minggu (22/7).
M. AINUL ATHO’

KOTA PEKALONGAN – KPU Kota Pekalongan, menetapkan Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) untuk Pemilu tahun 2019 dalam Rapat Pleno yang digelar, Minggu (22/7).

Dari hasil pleno, ditetapkan jumlah pemilih hasil DPSHP berkurang sebanyak 1.742 dari jumlah pemilih dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS). Sebelumnya, DPS Pemilu 2019 ditetapkan sebanyak 220.621 dan DPSHP ditetapkan sebanyak 218.879 pemilih.

Komisioner KPU Kota Pekalongan, Edi Harsoyo, menerangkan DPSHP ditetapkan berdasarkan perbaikan yang didapat dari masukan masyarakat, dan juga perbaikan dari sistem Sidalih. “Penyebab penurunan adalah karena adanya perbaikan setelah data dimasukkan dalam sistem Sidalih dimana ternyata ada pemilih yang sudah masuk dalam DPT Pilgub lalu, kemudian pemilih meninggal dunia, ganda serta pindah tempat,” jelasnya.

Seperti diketahui, DPS Pemilu 2019 ditetapkan berdasarkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilgub 2018 ditambah jumlah pemilih pemula. Dalam proses DPSHP, ditemukan ada beberapa data pemilih pemula yang ternyata sudah masuk dalam DPT Pilgub 2018 dan beberapa data lain seperti ganda, meninggal dunia atau pindah.

“Kalau dibandingkan DPT Pilgub 2018, DPSHP ini ada peningkatan. Karena ditetapkan berdasarkan DPT ditambah jumlah pemilih pemula. Tapi dibandingkan dengan DPSHP memang ada penurunan,” tambahnya.

Setelah penetapan DPSHP, dikatakan Edi masih ada waktu untuk melakukan perbaikan kembali menjadi DPSHP sebelum kemudian ditetapkan menjadi DPT. “Kami masih menerima masukan masyarakat sebagai bahan untuk gelar DPSHP dan menajdi DPT,” kata Edi.

Mengenai jumlah TPS dalam Pemilu 2019, Edi mengatakan juga ada penambahan yakni dari 552 TPS dalam PIlgub 2018 menjadi 854 TPS dalam Pemilu 2019. Penambahan jumlah TPS dikarenakan adanya pengurangan dalam jumlah pemilih per TPS dimana dalam PIlgub 2018 ditetapkan maksimal sebanyak 500 pemilih sedangkan dalam Pemilu 2019 ditetapkan maksimal sebanyak 300 pemilih. (nul)