Radar Batang

Soal Aliran Kepercayaan, Disdukcapil Tunggu Keputusan Pusat

BATANG – Dilegalkannya pencantuman aliran kepercayaan dikolom agama yang ada di E-KTP oleh putusan Mahkamah Konstitusi (MK) belum lama ini, mendapat tanggapan positif dari Pemkab Batang. Namun sampai saat ini, pihak Pemkab masih menunggu keputusan dari pusat terkait pembubuhan aliran kepercayaan tersebut.

“Ya tentunya kami menunggu keputusan dari pusat. Kalaupun di wilayah Kabupaten ada, nantinya tinggal mengajukan,” ujar Kepala Disdukcapil Kabupaten Batang, Muhammad Abdul Rahmann, Kamis (16/11).

Ditambahkan Abdul Rahman, pihaknya tak mempermasalahkan jika harus melayani pembubuhan aliran kepepercayaan di KTP. Sebab, hal itu sudah menjadi perintah atasan dan tidak bisa dilanggar.

“Jika aturan seperti itu memang harus dilaksanakan, tapi hingga kini belum ada yang mendaftarkan diri ke kami untuk membubuhkan aliran kepercayaan,” katanya

Selain itu, kata Abdul, sampai dengan saat ini belum ada aliran kepercayaan yang mengajukan proses pengajuan pembuatan ke Disdukcapil Batang. Kalaupun ada, sebelum adanya aturan baru yang telah disahkan, maka kami akan mengkosongkan kolom agama bagi aliran kepercayaan pada KTP.

“Belum ada yang mengaku aliran kepercayaan selama ini. Jadi ya, yang ada di dalam kolom agama KTP hanya Agama yang diakui saja. Bisa juga, mereka para aliran kepercayaan menggunakan salah satu agama untuk dibubuhkan di KTP nya,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, bahwa di Kabupaten Batang terdapat 17 aliran kepercayaan yang tersebar di seluruh Kecamatan, diantaranya, aliran kepercayaan Ilmu Roso Sejati, Paguyuban Ngesti Tunggal Cabang Batang (Pangestu), Perguruan Ilmu Sejati Sukorejo Babadan Caruban Madiun, Paguyuban Teratai Putih Kawulo Ngayojokarto Hadiningrat Wewengkon serta Paguyuban Andong Linuwih.

Selanjutnya, juga ada Persatuan Sapto Darmo (Persada), Perkumpulan persaudaraan Kejiwaan Susila Budi Dharma (PPK Subud), Jowo Jowoto, Sastro Jendro, Paguyuban Penghayat Kepribaden, Sanggar Merah Putih Nusantara (Sampun), Paguyuban Penghayat Kepercayaan terhadap Gusti Kang Murbeng Dumadi (Cahya Buwana). Serta juga ada Sapto Wening, Wahyu Hurip, Ngesti Kasampurnan, Perguruan Tri Jaya dan Tunggul Sabdo Jati Joyo Amongrogo. (fel)

Penulis: M. Dhia Thufail & Redaktur: Dony Widyo

Facebook Comments