Radar Pendidikan

50 Santri Ikuti Khotmil Quran dan Wisuda

TPQ Ma'arif Dukuh Kepatihan

WISUDA – Prosesi pembacaan ikrar santri wisuda dalam acara khotmil quran, Minggu (8/7).
EKA ISDITYA

TPQ Ma’arif Dukuh Kepatihan

Sebanyak 50 santri khatam Taman Pendidikan Quran (TPQ) Ma’arif Dukuh Kepatihan Wiradesa mengikuti prosesi wisuda atau khotmil quran yang dilangsungkan di halaman TPQ, Minggu (8/7).

Sebelum sampai menuju proses wisuda, para santri harus menempuh pendidikan TPQ sejak dari jilid I hingga VI serta ghorib dan tajwid. Dalam acara khotmil quran tersebut pula, para santri tak lupa mengenakan atribut wisuda berupa baju dan topi toga sebagai tanda, bahwa mereka telah lulus menyelesaikan pendidikan di TPQ. Sebelum itu, para santri juga harus melewati sidang takhsis.

Masih dalam suasana bulan syawal, pihaknya juga sekaligus mengusung acara khotmil quran berbarengan dengan acara halalbihalal sebagai momen yang tepat untuk saling bermaaf-maafan. Dalam acara tersebut pula, kirab drumband turut menjadi pengiring sebelum acara resmi dimulai.

Dalam pidatonya, Pimpinan TPQ Ma’arif Dukuh Kepatihan Wiradesa, Muhammad Muisy Bahrudin, menuturkan agar para santri tetap melanjutkan pendidikan dan tidak hanya berpuas di tingkat TPQ. “Meskipun telah tamat TPQ, para santri tetap dianjurkan untuk naik ke jenjang lanjutan yaitu MDA (Madrasah Diniyah Awaliyah),” ujarnya.

Dalam menjalani pendidikan di TPQ para santri yang rata-rata berusia SD berfokus pada pengenalan serta pemahaman terhadap ilmu baca tulis quran. Sehingga pihaknya menganjurkan agar para santri wisuda dapat meneruskan pendidikannya ke tingkat madrasah atau al marhalatul muttawasithoh.

“Pelajaran di MDA juga nantinya bermacam-macam, para santri tidak hanya belajar ilmu tentang Alquran saja tapi juga akan belajar tentang Fiqih, Aqidatul Awam, Safinah, Tauhid, serta nantinya ada pelajaran Bahasa Arab dan Bahasa Inggris,” imbuh pria yang akrab disapa Pak Muisy ini. (yak)

Facebook Comments