Asyik Judi, Bapak dan Anak Dibekuk Polisi

by
Asyik Judi, Bapak dan Anak Dibekuk Polisi
PELAKU - Para pelaku yang berhasil dibekuk petugas diamankan beserta barang bukti berupa uang taruhan dan juga kartu. M DHIA THUFAIL / RADAR PEKALONGAN
Asyik Judi, Bapak dan Anak Dibekuk Polisi
PELAKU – Para pelaku yang berhasil dibekuk petugas diamankan beserta barang bukti berupa uang taruhan dan juga kartu.
M DHIA THUFAIL / RADAR PEKALONGAN

BATANG – Sedang asyik bermain judi, Sobirin (46) beserta anaknya Ahmad Sonaji (30) warga Dukuh Krincing, Desa Kutosari, Kecamatan Gringsing diamankan oleh anggota Sat Reskrim Polres Batang.

Selain mereka berdua, polisi juga mengamankan dua orang rekan lainnya, yakni Rozikin (29) warga Desa Tanjungsari, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal dan Sodikin (35) warga Dukuh Sendangwungu, Desa Kutasari, Kecamatan Gringsing yang turut bermain judi Gaple atau kartu Domino.

Keempat tersangka tersebut diamankan pada Selasa (14/11) petang kemarin. Keempatnya tertangkap tangan sedang asyik bermain judi di sebuah warung makan di pinggir jalan raya pantura Batang-Semarang masuk Desa Sentul Kecamatan Gringsing Kabupaten Batang. Tanpa perlawanan keempat pelaku langsung di bawa ke Mapolres Batang.

“Kami menangkap para pelaku judi saat mereka sedang asyik bermain. Kini sudah kami amankan di Mapolres Batang untuk diperiksa lebih lanjut,” ujar Kapolres Batang AKBP Edi Suranta Sinulingga melalui Kasatreskrim Polres Batang AKP Eko Marudin, Rabu (15/11).

Diceritakan Kasatreskrim, anggota berhasil mengamankan para pelaku judi saat sedang patroli rutin cek wilayah. Saat akan melintas di sebuah Warung di jalur Deandles pantura Batang, tim melihat kerumunan orang. Dan sebagian ada yang pegang kartu.

“Awalnya kami curiga, ada keramaian dan ada yang pegang kartu dan terlihat seru. Akhirnya kami penasaran dan mobil kami putar balik, dan mereka ternyata sedang judi,” ucap AKP Eko.

Saat masuk ke warung tersebut, awalnya para pelaku kaget dan tidak mengira ada polisi. Namun akhirnya mereka mengaku jika sedang bermain judi, setelah terus diinterogasi. Karena di lokasi mereka bermain, selain ada kartu judi, juga ada barang bukti berupa uang taruhan sebesar Rp 475 ribu rupiah.

Namun dikatakan AKP Eko, tidak semua orang di warung tersebut diamankan, hanya 4 orang pelaku saja yang dibawa ke Mapolres untuk dimintai keterangan dan diperiksa lebih lanjut.

“Keempat pelaku akan dijerat dengan pasal 303 KUHP tentang perjudian, dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara,” tandas Kasatreskrim. (fel)

Penulis: M Dhia Thufail | Radar Pekalongan
Redaktur: Doni Widyo