Demi Keamanan, 10 BCB Dievakuasi

by
Benda Cagar Budaya
LEBIH AMAN – 10 BCB yang sebelumnya berada di eks kantor Dinas Pariwisata akhirnya dipindahkan ke Disdikbud, kemarin, dengan harapan agar lebih aman. AKHMAD SAEFUDIN
Benda Cagar Budaya
LEBIH AMAN – 10 BCB yang sebelumnya berada di eks kantor Dinas Pariwisata akhirnya dipindahkan ke Disdikbud, kemarin, dengan harapan agar lebih aman.
AKHMAD SAEFUDIN

BATANG – Upaya perlindungan sementara terhadap sejumlah benda cagar budaya (BCB) ternyata terus berlanjut. Selang sehari setelah membungkus BCB dengan bahan terpal, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang memutuskan mengevakuasi benda-benda bernilai sejarah tinggi itu ke kantornya sendiri untuk alasan keamanan, Rabu (15/11).

Beberapa BCB dari jenis yoni, arca nandi, kala (atasan candi), hingga lumping, yang total berjumlah 10 buah itu kemarin diboyong dari eks kantor Dinas Pariwisata ke lingkungan kantor Disdikbud. Evakuasi itu bahkan melibatkan trun crane untuk mengangkat dan meletakannya.

“Karena benda-benda cagar budaya ini ukurannya cukup besar dan berat, sehingga perlu bantuan crane untuk mengangkat, mengangkut, dan meletakannya di Disdikbud,” ungkap Kepala Disdikbud Kabupaten Batang, Rahmat Nurul Fadilah SPd MSi, sore kemarin.

Proses evakuasi berlangsung sejak jelang siang dan baru berakhir menjelang sore. Seluruh BCB yang sebelumnya berada di pelataran eks kantor Dinas Pariwisata dengan demikian telah berpindah seluruhnya ke Disdikbud.

“Alhamdulillah, 10 benda cagar budaya sudah kita pindahkan seluruhnya. Tadi beberapa petugas kami juga membersihkan benda-benda itu dari debu ataupun cipretan semen dan pasir,” ujarnya.

Proses evakuasi itu memang cukup mengejutkan, mengingat baru selang sehari 10 BCB dibuatkan pengaman sementara agar terlindung dari aktivitas pembangunan di eks kantor Dinas Pariwisata. Menurut Rahmat, keputusan untuk memindahkan benda-benda warisan peradaban tua Batang itu semata-mata demi alasan keamanan.

“Karena belum ada rumah permanen, maka sementara benda-benda cagar budaya ini kita letakan di pelataran Disdikbud. Meski sama-sama di luar, paling tidak keamanannya insya Allah lebih terjamin. Karena setiap saat nyanding dan terpantau kondisinya. Mudah-mudahan, harapan untuk memiliki museum bisa segera terwujud,” jelasnya.

Langkah cepat Disdikbud pun diapresiasi sejumlah pihak yang sebelumnya sempat menyuarakan penyelamatan BCB. Salah satunya datang dari Batang Gallery, salah satu komunitas anak-anak muda yang sejauh ini sangat concern terhadap penelusuran dan pendataan BCB di Kabupaten Batang.

“Alhamdulillah, kemarin dibungkus terpal, hari ini ternyata dipindahkan ke lokasi yang lebih aman di Disdikbud. Kami mengapresiasi respon cepat yang dilakukan Dinas, semoga ke depan kita semua kian peduli terhadap kekayaan sejarah Batang dan mau menjaga situs dan benda cagar budaya yang ditemukan,” kata pegiat Batang Gallery, Lukman Hadi Lukito. (sef)

Penulis: Akhmad Saefudin & Redaktur: Dony Widyo