Radar Batang

Anggaran Santunan Anak Yatim Piatu Naik 10 Kali Lipat

Wihaji Serahkan Bantuan

TARLING – Bupati Batang Wihaji menyerahkan bantuan kepada fakir miskin seusai Sholat Tarawih Ukuwah di Masjid Nurul Huda, Desa Selopajang Barat, Kecamatan Blado, Rabu (30/5) malam.
M Dhia Thufail

Dari Rp100 ribu menjadi Rp1 juta

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang pada tahun 2018 kembali menganggarkan dana santunan untuk anak yatim piatu. Namun nilai anggaran itu mengalami peningkatan dari tahun tahun sebelumnya.

Tak tanggung tanggung, pada kepemimpinan Bupati Batang Wihaji anggaran itu dinaikkan menjadi 10 kali lipat. Sehingga besaran nilai anggaran untuk tahun ini mencapai Rp1,5 miliar, yang diperuntukkan bagi 1500 anak yatim piatu di Kabupaten Batang.

“Santunan ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat Batang. Meski besarannya masih sedikit dan belum bisa mengkover semuanya. Namun demikian, untuk menyamaratakannya, pemerintah akan menggilir penerima santunan,” ungkap Wihaji usai melaksanakan Sholat Tarawih Ukuwah di Masjid Nurul Huda, Desa Selopajang Barat, Kecamatan Blado, Rabu (30/5) malam.

Ia mengatakan, untuk besaran nilai yang diterima setiap anak pada tahun kemarin Rp100 ribu pertahun, dan di tahun kepemimpinannya naik menjadi Rp1 juta setiap anak pertahun.

Menurutnya, hal ini bertujuan agar anak – anak kita yang sudah tidak memiliki orang tua bisa ikut merasakan kebahagiaan di saat bulan puasa ramadan dan lebaran Idul Fitri.

“Kita hanya memberikan contoh kepada masyarakat agar kita yang di berikan rezeki berlebih untuk saling berbagi kepada masyarakat sekitar kita. Karena kita di wajibkan untuk saling membantu dalam kebaikan, seperti berinfak dan sodakoh,” jelas Wihaji.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Batang Wihaji bersama Wakil Bupati Suyono berkesempatan menyerahkan bantuan kemakmuran Masjid sebesar Rp5 Juta, bantuan kepada 5 anak yatim dan piatu, bantuan sarung dan perlengkapan solat, bantuan bingkisan kepada Takmir masjid, bantuan santunan kepada 4 orang lanjut usia dan 6 orang janda.

Komandan Kodim 0736 Batang, Letkol Kav. Henry RJ Napitupulu yang hadir dalam Tarawih Ukuwah mengatakan, kebangganya sebagai warga Batang karena masih memiliki rasa kepdulian yang tinggi sehibgga budaya keguyuban dan kerukunannya masih tetap terjaga, hal ini tentunya tidak lepas dari pimpinan pemerintahannya.

“Mari kita jaga keguyuban dan kerukunan ini agar Bapak Bupati merasa tenang dalam membangun Kabupaten Batang,” Letkol Kav. Henry RJ Napitupulu.

Ia juga mengatakan bahwa salah satu tugas dari Kodim 0736/Batang yaitu menciptakan keamanan wilayah bersama rakyat. Karena tanpa rakyat tentunya TNI tidak aakan mampu menjaga keamanan wilayah, sehingga ancaman apapun dan bagaimanapun dapat kita cegah.

“Saya harapkan masyarakat Batang tidak terpengaruh pada ajakan tindakan terorisme yang di iming-imingi masuk surga, sejahtera, dan ketemu 7 bidadari di surga. Jika ada warga seperti itu dapat di laporkan pada pihak yang berwajib,” pinta Letkol Kav. Henry RJ Napitupulu.

Sementara Camat Blado Sugeng Sugiharto meminta dulungannya pemerintah daerah terhadap kecamatan Blado dalam memberikan pelayanan kesehatannya, pasalnya 2 puskesmas di Kecamatan Blado untuk puskesmas Blado I statusnya masih tanah desa, sehingga perlunya ada tukar guling tanah, dan untuk Puskesmas Blado II perlu di renovasi.

“Kami harapkan ini menjadi perhatian Bapak Bupati, sehingga pelayanan kesehatan di Kecamatan Blado bisa melayani secara maksimal,” pinta Sugeng Sugiharto. (fel)

Facebook Comments