Radar Kendal

Gringsing-Weleri Titik Krusial

Gringsing-Weleri Titik Krusial

TINJAU – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Irjen Pol Royke Lumowa meninjau langsung kondisi ruas Tol Semarang – Batang dengan bersepeda.
NUR KHOLID MS / RADAR PEKALONGAN

*Kakorlantas Tinjau Tol Semarang-Batang

KENDAL – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Irjen Pol Royke Lumowa meninjau langsung kondisi ruas Tol Semarang – Batang yang masih dalam pengerjaan, Jumat (1/6). Hal itu dilakukan uintuk memastikan kesiapan arus mudik 2018.

Pantauan dilakukan di jalur fungsional, mulai dari titik krusial di perbatasan Batang-Kendal, tepatnya di pintu masuk Simpang Susun Weleri. Kakorlantas juga menyebut puncak mudik akan terjadi pada tanggal 9 dan 10 bulan Juni. Puncak arus mudik akan terjadi mengikuti hari cuti Lebaran yang diperikan akan jatuh pada tanggal itu.

Dikatakan Kakorlantas Irjen Pol Royke Lumowa, Gringsing dan Weleri menjadi titik krusial bagi para pemudik. Mengingat seluruh pemudik akan keluar di exit Gringsing, terlebih adanya pengalihan arus.

“Dengan belum jadinya jembatan Kali Kuto ini, mengakibatkan pemudik nanti akan turun di Gringsing. Kemudian masuk pantura berjarak 500 meter dan masuk kembali di Simpang susun Weleri. Disitulah titik Krodit yang akan terjadi karena akan ada pengalihan arus” kata dia.

Peninjauan di jalur fungsional dilakukan Kakorlantas dengan menggunakan sepeda. Seperti dengan melakukan peninjauan jembatan Kali Kutho terlebih dahulu. Kakorlantas memperkirakan bahwa jembatan Tol Kali Kuto tersebut akan jadi pada tanggal 12 hingga 13 Juni.

“Kendaraan belum diperbolehkan melintas di Jembatan ini. Karena akan selesai pada tanggal 12 hingga 13 Juni, jadi kendaraan yang kebetulan mudik sebelum tanggal itu seleruh pemudik dialihkan ke pantura lebih dalu,” terang Kakorlantas.

Kakorlantas memilih naik sepeda meninjau Tol Fungsional dari Weleri hingga Krapyak untuk dapat melihat lebih dekat kondisi Tol Fungsional termasuk melihat lebih detail kualitas jalur Tol Semarang-Batang yang kini masih dalam tahap pengerjaan tersebut.

Sementara itu, Bagian Umum Jasa Marga Semarang Batang, Andy Susilo, mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan pemudik dalam tol Semarang Batang, pihaknya menyediakan berbagai fasilitas umum. “Karena ada Mushala, toilet potrable, tenda istirahat, SPBU portable, dan tenda P3K,” kata dia. (nur)

Penulis: Nur Kholid Ms | Radar Pekalongan
Redaktur: Widodo Lukito

Facebook Comments