Siswa SMP NU Karangdadap Praktik Manasik Haji

by
SMP NU Karangdadap
PRAKTIK - Siswa kelas VIII SMP NU Karangdadap mengikuti praktik manasik haji di sekolah. FAKHRUN NISA / RADAR PEKALONGAN
SMP NU Karangdadap
PRAKTIK – Siswa kelas VIII SMP NU Karangdadap mengikuti praktik manasik haji di sekolah.
FAKHRUN NISA / RADAR PEKALONGAN

KARANGDADAP – Pada tahun ajaran 2017/2018 ini, SMP NU Karangdadap bisa menggelar kegiatan praktik manasik haji di sekolah. Hal ini dikarenakan pihak sekolah telah mempunyai miniatur Kakbah yang dirancang oleh guru mata pelajaran Fiqih sebagai sarana praktik manasik haji. Miniatur ini dibuat dengan sistem portabel sehingga bisa dibongkar dan dipasang sesuai dengan kebutuhan.

Demikian disampaikan Kepala SMP NU Karangdadap, Ahmad Muqoddam SPdI. Disebutkan, miniatur Kakbah pertama kali digunakan pada praktik ibadah haji kelas VIII yang dilaksanakan pada 3 Mei lalu. Sebanyak 124 siswa mengikuti kegiatan yang digelar di lapangan sekolah ini.

“Praktik manasik haji merupakan kegiatan rutin yang digelar menjelang akhir tahun pelajaran. Kami belum pernah mengadakan kegiatan ini di sekolah karena belum ada saranan pendukungnya. Mulai tahun ini kami bisa mengadakan praktik manasik haji di sekolah,” ujar Muqoddam, sapaan akrabnya.

Menurut Muqoddam, siswa sangat antusias mengikuti kegiatan manasik haji meskipun cuaca pada waktu pelaksanaan panas karena di bawah terik matahari secara langsung. Siswa diajarkan untuk melaksanakan rangkaian ibadah haji, meliputi ihram, thawaf, sa’i, melempar jumrah, dan tahallul. Selain dibimbing tentang tata cara menunaikan ibadah haji, siswa juga diajarkan untuk melafalkan serta menghafalkan doa dan dzikir dalam ibadah haji.

Sementara itu, Guru mata pelajaran Fiqih Khaerun SPdI yang turut menjadi pembimbing menyebutkan, praktik manasik haji ini bertujuan untuk menanamkan nilai karakter keislaman kepada siswa. Karakter yang tumbuh sejak dini akan membawa imbas yang positif di kemudian hari.

“Pelaksanaan praktek manasik haji ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pengalaman secara langsung kepada para siswa tentang pelaksanaan haji dan umroh. Kegiatan praktek ini tentunya menjadi pelengkap dari teori yang sudah diajarkan dalam pembelajaran di kelas, juga untuk menumbuhkan semangat menunaikan ibadah haji pada siswa sejak usia dini,” tandas Khaerun. (mg6)

Penulis: Fakhrun Nisa | Radar Pekalongan
Redaktur: Dalal Muslimin