Operasi Zebra Jaring 1958 Pelanggar

by
OPZ Batang
OPERASI ZEBRA – Petugas Satlantas Polres Batang tampak sedang menindak para pelanggar lalu lintas. M Dhia Thufail
OPZ Batang
OPERASI ZEBRA – Petugas Satlantas Polres Batang tampak sedang menindak para pelanggar lalu lintas.
M Dhia Thufail

BATANG – Operasi Zebra Candi 2017 yang digelar selama empat belas hari oleh Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Batang, telah berakhir pada Selasa (14/11) kemarin. Tercatat, dari hasil operasi Zebra tersebut, petugas berhasil menjaring 1958 pelanggar lalu lintas.

Diungkapkan oleh Kasatlantas Polres Batang, AKP M Adiel Aristo, bahwa mayoritas jenis pelanggaran lalu lintas yang dilakukan pengendara beraneka ragam. Namun didominiasi oleh masalah surat menyurat kendaraan.

“Cukup beragam pelanggarannya, seperti tidak mengenakan helm, kaca spion, lampu sen/weser, sabuk pengaman, knalpot racing, lampu rotator/sirine, bentor dan lain sebagainya. Namun yang paling banyak tidak melengkapi administrasi kendaraan. Karena terhitung ada sebanyak 1371 pelanggar,” kata AKP Adiel Aristo.

Disebutkan oleh Kasatlantas, dari total 1958 pelanggaran, anggotanya telah menilang berbagai jenis pelanggaran, seperti pelangaran STNK sebanyak 1.527, SIM 224, dan pelanggaran sepeda motor lainnya 207.

“Dari sekian pelangaran, total pelanggaran surat menyurat ada 1.371 orang, pelanggaran potensi macet sebanyak 230, poteni kecelakaan ada 357, serta pelanggaran berupa teguran sebanyak 676 pengendara,” tambahnya.

Nantinya, lanjut Sumiarta, setelah Operasi Zebra Candi 2017 usai digelar akan dilakukan evaluasi mengenai pelaksanaannya. Sehingga, pada pelaksanaan Operasi Lilin Candi 2017 mendatang masyarakat sudah mulai sadar dan tertib berlalulintas.

Mantan Kuda Satu Polres Salatiga itu juga menambahkan, pasca gelaran operasi zebra, ia berharap ada kesadaran masyarakat dalam berkendara di jalan. “Ketika masyarakat telah disiplin berkendara, maka kami yakin dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas, utamanya di Batang,” tandasnya.