Desember, Pasar Batang Ditempati

by
Pasar Batang
DITEMPATI - Pasar Batang yang sudah selesai dibangun dan juga dilakukan penataan interior ini rencananya bulan depan akan ditempati para pedagang.
Pasar Batang
DITEMPATI – Pasar Batang yang sudah selesai dibangun dan juga dilakukan penataan interior ini rencananya bulan depan akan ditempati para pedagang.

BATANG – Pertengahan bulan Desember 2017 mendatang, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop dan UKM) Kabupaten Batang direncanakan akan melakukan proses perpindahan pedagang pasar Batang sementara.

Kabid Pasar Disperindagkop dan UKM Kabupaten Batang, Edy Joko Priyanto mengungkapkan, penyelesaian pemasangan interior pasar Batang baru sudah selesai. Untuk itu pihaknya kini tengah mempersiapkan rencana perpindahan seluruh pedagang pasar.

“Sudah rampung, tinggal mempersiapkan proses perpindahannya saja. Besok Jum’at kami akan koordinasi dengan Bapak Bupati terlebih dahulu, untuk membahas kapan tepatnya pedagang pasar bisa melakukan proses perpindahan,” ujarnya saat ditemui disela makan siang, Selasa (14/11).

Edi mengatakan, untuk mempersiapkan suatu halnya, pihak Disperindagkop sudah menyusun sejumlah jadwal terkait proses perpindahan. Namun demikian, menurut Edi, harus ada konsultasi terlebih dulu dengan Bupati Batang.

“Rencananya, kami akan mengadakan sosialisasi kepada para pedagang pasar terkait proses perpindahan pada tanggal 20-25 Nopember mendatang di Gedung Pramuka. Jadi bergilir, tiap harinya kami undang para pedagang dengan klasifikasi seperti misalnya pemilik kios, pedagang los, lapak dan lain sebagainya. Dimana jumlah total keseluruhan pedagang ada sekitar 2 ribuan,” jelas Edi.

Setelah selesai melakukan sosialisasi, kata Edi, pihaknya akan menggelar pertemuan kembali dengan pedagang pasar. Kali ini, gelaran pertemuan itu terkait pengambilan nomor undian untuk mendapatkan los maupun kios di pasar Batang baru.

“Setelah sosialisasi, nanti tanggal 4-8 Desember kami akan membagikan undiannya. Lalu kami akan memberikan waktu selama 14 hari kepada para pedagang untuk proses perpindahan dan penataan lapak dagangan,” bebernya.

Nantinya, lanjut Edi, proses perpindahan akan dilakukan serentak atau secara bersama sama. Yang akan dilanjutkan dengan acara sukuran dan doa bersama. “Tidak ada peresmian lagi, hanya acara sukuran saja. Yang nanti rencananya akan digelar di pasar yang baru,” tambahnya.

Untuk pembangunan Interior kemarin, diungkapkan Edi, menghabiskan biaya hingg Rp 6 miliar. Meliputi biaya untuk administrasi proyek, pengawasan dan untuk perencanaan. Namun ditambahkan Edi, para pedagang tidak dibebankan pada biaya kontrak tempat dagangan, karena semuanya di gratiskan.

“Semua gratis, tidak ada beban biaya penempatan. Jadi tidak ada sistem jual beli lapak, karena semuanya sudah tertata rapih dan terdaftar. Akan tetapi, nantinya para pedagang tetap dibebankan dengan pajak retribusi,” tandasnya. (fel)

Penulis: M. Dhia Thufail & Redaktur: Dony Widyo