Usai Lebaran Stasiun Batang Akan di Fungsikan Kembali

by -
Stasiun Batang
PERLINTASAN - Stasiun Batang baru selema ini hanya dijadikan perlintasan saja bagi kereta api dari Jakarta-Semarang dan sebaliknya. NOVIA ROCHMAWATI
Stasiun Batang
PERLINTASAN – Stasiun Batang baru selema ini hanya dijadikan perlintasan saja bagi kereta api dari Jakarta-Semarang dan sebaliknya.
NOVIA ROCHMAWATI

Untuk Jurusan Semarang Jakarta

Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang untuk menghadirkan kembali moda transportasi kereta api di wilayah setempat sepertinya mendapatkan respon positif.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Batang, Murdiono saat ditemui di ruang kerjanya, Jum’at (18/5) membenarkan hal itu.

Ia mengatakan bahwa pihaknya mendapatkan sinyal baik dari Daop IV Semarang, untuk mengaktifkan kembali stasiun Batang.

“Sebelumnya kami telah berkirim surat ke Daop IV Semarang, tertanggal 4 Mei 2018, terkait permohonan untuk pengaktifan kembali stasiun Kerera Api Batang. Dan alhamdulillah, ada respon baik yang bisa kami tangkap,” katanya.

Murdiono mengatakan, bahwa sudah ada tindak lanjut dari Daop IV Semarang usai surat permohonan itu dilayangkan.

“Kepala Daop IV Semarang langsung merespon surat kami. Ia mengatakan karena jadwalnya selama bulan puasa dan lebaran begitu padat, sehingga ia meminta agar pengaktifan kembali stasiun bisa diundur setelah lebaran,” ungkapnya.

Rencananya, kata Murdino, Kementerian Perhubungan akan ikut mengkajinya setelah lebaran bersamaan dengan Bandara Perintis.

“Rencananya setelah lebaran akan di kaji dari Kementrian Perhubungan, bersamaan dengan pembangunan Bandara Perintis,” bebernya.

Tapi yang jelas, kata Murdiono, pihak Daop IV Semarang mempunyai antusias yang sama untuk mengaktifkan kembali jalur perkereta apian di Batang.

Ditambahkan Murdiono, untuk mendukung pengaktifan kembali Stasiun Batang, Pemkab juga siap menyediakan moda transportasi umum untuk dalam kota menuju stasiun kereta di Batang.

Hal itu juga sebagai salah satu persyaratan untuk pengaktifan kembali stasiun kelas II tersebut.

“Dan saya juga sudah sampaikan, bahwa nanti terkait fasilitas transportasi antar kota sampai stasiun akan dipersiapkan matang matang. Jadi tidak ada ke khawatiran terkait nantinya para penumpang kereta api kesusahan untuk mencari angkutan setelah turun dari kereta,” tegasnya.

Selain itu, kata Murdiono, pihaknya juga siap mempromosikan dan menginfokan terkait pengaktifan kembali stasiun melalui berbagai media. Seperti media elektronik, cetak dan radio. (fel)