Relawan Bertemu Presiden

by
Relawan Timbul Sehati
KONFERENSI PERS - Ketua Relawan Timbul Sehati PJ Pekalongan, Matori mendampingi Agus Yudho dan Presiden Joko Widodo saat konferensi pers.
Relawan Timbul Sehati
KONFERENSI PERS – Ketua Relawan Timbul Sehati PJ Pekalongan, Matori mendampingi Agus Yudho dan Presiden Joko Widodo saat konferensi pers.

Relawan Timbul Sehati Kabupaten Pekalongan mengantarkan seorang sopir asal Mojokerto, Jawa Timur, Agus Yuda (30) untuk bertemu langsung Presiden RI Joko Widodo di rumah Dinas Istana Negara, Selasa (8/5).

Agus Yuda merupakan seorang sopir truk yang melakukan aksi jalan kaki untuk menyampaikan nasib sesama profesinya ke hadapan Presiden Jokowi.

Agus tiba di Istana ditemani sejumlah relawan dan organisasi pengemudi, ditemui langsung oleh Presiden Joko Widodo yang didampingi Wakapolri, Komjen Saprodin dan Menteri Perhubungan, Budi Karya.

Ketua Relawan Timbul Sehati Pekalongan, Matori, yang berkesempatan ikut mendampingi Agus mengatakan, aksi jalan kaki sepanjang 730 Kilometer yang dilakukan Agus ini untuk memperjuangkan nasib profesi sopir, khususnya sopir angkutan barang kerap mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan.

“Dihadapan Presiden, Agus menyampaikan adanya pungli dan premanisme yang kerap menghantui profesi sopir”, kata Matori, saat ditemui sepulang dari Jakarta.

Matori menjelaskan, tim relawan ikut terlibat dalam kegiatan ini agar aksi jalan kaki yang dilakukan Agus sejak 8 April lalu ini tidak sia-sia. Keluhan dari Agus dan rekan-rekan sopir lainnya, langsung ditanggapi oleh Presiden yang langsung memerintahkan Waka Polri dan Menteri Perhubungan untuk menindaklanjuti informasi tersebut.

“Tugas relawan adalah menjembatani keluhan dari masyarakat yang mungkin lolos dari perhatian Presiden, agar praktik-praktik pungli yang merugikan masyarakat bisa langsung diberantas”, jelasnya.

Seperti diketahui, Agus Yudho melakukan aksi jalan kaki selama 26 hari demi untuk bertemu Presiden Joko Widodo. Agus ingin menyampaikan keluhannya, karena selama ini sudah mengadu di daerahnya, namun tidak ada yang menanggapi. Sepanjang perjalanannya melalui jalur pantura, Agus selalu disambut oleh rekan-rekan seprofesinya. (yon)