Pengumuman Kelulusan Diwarnai Aksi Konvoi dan Corat-Coret

by -
Konvoi Pengumuman Kelulusan
KONVOI DAN CORAT-CORET - Ratusan pelajar melakukan aksi konvoi dengan sepeda motor dan corat-coret seragam sekolah usai pengumuman kelulusan SMA/SMK/MA di Kota Pekalongan, Kamis (3/5) sore. WAHYU HIDAYAT
Konvoi Pengumuman Kelulusan
KONVOI DAN CORAT-CORET – Ratusan pelajar melakukan aksi konvoi dengan sepeda motor dan corat-coret seragam sekolah usai pengumuman kelulusan SMA/SMK/MA di Kota Pekalongan, Kamis (3/5) sore.
WAHYU HIDAYAT

KOTA PEKALONGAN – Pengumuman kelulusan siswa SMA/SMK/MA di Kota Pekalongan tahun 2018 masih diwarnai dengan aksi konvoi kendaraan dan corat-coret seragam sekolah, Kamis (3/5) sore.

Dari pantauan, usai pengumuman kelulusan dan hasil UN sekitar pukul 15.00, para pelajar yang masih mengenakan seragam putih abu-abu langsung berkumpul di sejumlah titik di kota batik. Mereka selanjutnya mencorat-coret baju seragam dan berkonvoi menggunakan sepeda motor keliling kota.

Untuk mengantisipasi hal-hal tidak diinginkan, antara lain terjadinya tawuran maupun pesta miras, jajaran Polres Pekalongan Kota melakukan patroli ke lokasi-lokasi yang menjadi tempat kumpulnya para pelajar tadi.

Sebagaimana yang dilakukan Kapolsek Pekalongan Utara Kompol Agus Riyanto bersama anggotanya. Petugas berpatroli di pesisir pantai. Benar saja, di pinggir Pantaisari, Pekalongan Utara, ada ratusan pelajar yang masih mengenakan seragam bergerombol. Sebagian besar seragam mereka telah dicorat-coret. Mengetahui kedatangan petugas, para pelajar itu langsung membubarkan diri.

RAZIA MIRAS

Saat patroli itulah, Kompol Agus Riyanto mendapati ada beberapa remaja sedang duduk-duduk di pinggir pantai dan diduga sedang mengonsumsi minuman keras (miras). Setelah dicek ternyata benar. Beberapa remaja itu sedang minum oplosan. Mereka bergantian menenggak botol minuman ringan yang telah dicampur dengan alkohol berkadar 70 persen dan beberapa sachet minuman energi.

Petugas langsung membawa beberapa remaja itu berikut barang bukti miras oplosan ke Mapolsek Pekalongan Utara. Tak hanya itu, petugas juga mengamankan dua unit sepeda motor yang diduga surat-suratnya tidak lengkap dari TKP.

Menurut Kapolsek Pekalongan Utara Kompol Agus Riyanto, patroli itu dilakukan dalam rangka mengantisipasi terjadinya hal-hal tidak diinginkan usai penguman kelulusan siswa. “Sebagaimana kita ketahui, mereka biasanya meluapkan kegembiraan dengan cara show of force, dengan melakukan aksi corat-coret seragam dan konvoi kendaraan. Kita lakukan antisipasi supaya tidak terjadi gangguan kamtibmas. Kita juga memprediksi ada yang memanfaatkan kesempatan tersebut dengan mengonsumsi miras,” katanya.

“Para remaja yang kita amankan ini selanjutnya kita kasih pembinaan dan menandatangani surat pernyaaan supaya tidak melakukan perbuatannya lagi,” imbuhnya.

Agus Riyanto menambahkan, sebelumnya, pada siang harinya pihaknya telah melakukan operasi pekat dengan sasaran warung di wilayah Kecamatan Pekalongan Utara yang diduga masih menjual miras. Dari kegiatan itu, pihaknya berhasil menyita 18 miras jenis ciu dari seorang penjual.

“Langkah selanjutnya akan kita limpahkan ke pengadilan untuk menjalani sidang tipiring. Bagaimanapun, kita akan gencar melakukan razia miras, apalagi ini menjelang bulan Ramadan. Sebagaimana yang telah diperintahkan oleh Pimpinan,” tandasnya. (way)