Radar Pendidikan

Prihatin, Tembok Paud Jebol

Paud Kasih Ibu Desa Madugowongjati

JEBOL – Tembok Paud Kasih Ibu Desa Madugowongjati Jebol akibat longsor, Senin (30/4).
DOK

*Siswa Paud Belajar di Luar Kelas

GRINGSING – Tembok Paud Kasih Ibu Desa Madugowongjati Gringsing memprihatinkan, karena jebol akibat terkena longsor, Senin sore (30/4). Dengan kejadiaan ini pun dua kelas tidak dapat digunakan dan rencananya kegiatan belajar mengajar terpaksa akan dipindahkan ke luar kelas.

“Kejadiannya Senin sore, sekitar pukul 17.30 WIB dan untungnya hari ini libur. Sehingga mungkin besok kegiatan KBM akan dilakukan di luar kelas. Total yang terdampak sekitar 31 murid karena ini menghancurkan dua kelas,” terangnya Kepala Paud Kasih Ibu Desa Madugowongjati, Rondhiyah saat diwawancarai Radar Pekalongan, Selasa (1/5).

Ia sendiri mengaku kurang mengetahui kronologi pasti longsor yang mengakibatkan tembok paudnya jebol. Pasalnya bersama anak didiknya pihaknya sedang melakukan kegiatan kunjungan luar sekolah hingga sore. Namun ketika longsor, banjir menggenang hingga ke ruang kantor. Dan keesokan harinya lantai kelas dipenuhi tanah-tanah sisa longsor.

“Hingga sekarang temboknya pada retak-retak juga mbak yang sebelah-sebelahnya. Kami hanya bisa berharap ada pihak-pihak yang bisa membantu merenovasi sekolah. Karena ini terkait dengan keberlangsungan KBM anak didik kami,” harapnya.

Sementara itu Ketua Himpaudi Batang, Etika Umi Romlah turut prihatin atas musibah yang menimpa Paud Kasih Ibu. Pihaknya berharap agar ada pihak yang dapat membantu meringankan beban Paud Kasih Ibu.

“Kami harap bisa membantu meringankan beban mereka. Tapi saat ini yang masih bisa kami lakukan adalah menyebarkan informasi ini dan menginfokan penggalangan dana dan bantuan untuk renovasi. Semoga ada pihak-pihak yang tergerak untuk membantu merenovasi Paud Kasih Ibu. Sehingga KBM bisa lancar kembali. (nov)

Penulis: Novia Rochmawati | Radar Pekalongan
Redaktur: Dalal Muslimin

Facebook Comments