Sterilisasi Sungai-Trotoar Diprioritaskan

by -
Drs Sidqon Hadi
Drs Sidqon Hadi
Drs Sidqon Hadi
Drs Sidqon Hadi

Terkait Penataan Wajah Kota dii 2019

Program Bupati Wihaji mempercantik wajah Kota Batang di 2018 dan terutama di 2019 menuai banyak dukungan. Namun demikian, Pemkab diminta memiliki skala prioritas dan tahapan yang jelas, terutama menyangkut penataan bangunan dan PKL di sepanjang trotoar jalur protokol maupun atas dan sempadan sungai.

“Kami menyadari, meski aturannya jelas, tetapi trotoar, sempadan sungai bahkan di atas sungai masih sering disalahgunakan. Padahal, menata itu semua kan tidak mudah, sehingga penting bagi Pemkab untuk memprioritaskannya,” ungkap anggota Komisi D DPRD Kabupaten Batang, Drs Sidqon Hadi, Minggu (29/4) sore.

Dia mengatakan, sebagian besar trotoar dan sempadan sungai terlanjur telah ditempati, baik untuk lapak PKL, warung, hingga bangunan permanen. Jika tak diprioritaskan penataannya, permasalahan itu menurut Sidqon justru berpotensi menghambat pelaksanaannya nanti.

“Makanya, sterilisasi trotoar dan sempadan sungai itu harus diprioritaskan. Pertama, karena proses penataan mereka jelas tidak mudah dan butuh waktu, metode, hingga semacam solusi dari pemerintah daerah. Kedua, jangan sampai ketika aktivitas pembangunan dan penataan trotoar serta taman itu hendak dilaksanakan, justru ada penolakan dari warga yang berkepentingan,” terang politisi PKS itu.

Kecuali itu, Sidqon juga berharap warga terdampak nantinya bisa sama-sama memahami dan mendukung program penataan kota yang sedang digencarkan Pemkab Batang. Dia optimis, sejauh berjalan optimal, kualitas perwajahan kota yang meningkat juga akan memberikan dampak sosial ekonomi lainnya bagi masyarakat.

Ari Yudianto SH
Ari Yudianto SH

Sebelumnya, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Batang, Ari Yudianto SH, pun mengakui adanya permasalahan PKL dan warga penyalahguna trootoar dan sempadan sungai dalam upaya merealisasikan program penataan wajah kota. Namun demikian, Pemkab juga tengah menyiapkan upaya penanganan yang ramah sosial bagi warga.

“Sebagaimana arahan Pak Bupati, akan disiapkan solusi penanganan yang tepat dan manusiawi. Karena bagaimanapun mereka bagian dari masyarakat Batang yang butuh makan dan sebagainya. Yang terpenting ada kesadaran bersama untuk mengupayakan wajah Kota Batang yang lebih cantik dan berdaya tarik,” ujarnya.

Menurut Ari, karena menyangkut multi tupoksi, maka penanganan permasalahan itu juga akan melibatkan lintas OPD terkait. Sebagai prioritas, kata dia, adalah penataan di Jl Dr Sutomo dan lingkungan lokasi Abirawa Education Park.

“Nanti Jl Sutomo yang akan jadi pilot project. Tahun ini sudah dimulaii penataan trotoar sisi timur. Sosialisasi awal ke warga pengguna sempadan sungai sisi barat juga sudah dilakukan. mudah-mudahan akhir tahun nanti, dua lokasi itu sudah clear dan teril. Sementara ini respon warga juga cukup baik, insya Allah selanjutnya pun begitu,” ucapnya. (sef)