Ribuan Orang Padati Konser Kebangsaan

by -
Ribuan Orang Padati Konser Kebangsaan
SERUKAN - Death Vomit, band rock asal Yogyakarta, serukan "Hubbul Wathon Minal Iman" dan mendukung GP Ansor menjaga NKRI di tengah aksi panggungnya di Konser Kebangsaan "NKRI Ora Didol" di Stadion Utama Kendal. NUR KHOLID MS / RADAR PEKALONGAN
Ribuan Orang Padati Konser Kebangsaan
SERUKAN – Death Vomit, band rock asal Yogyakarta, serukan “Hubbul Wathon Minal Iman” dan mendukung GP Ansor menjaga NKRI di tengah aksi panggungnya di Konser Kebangsaan “NKRI Ora Didol” di Stadion Utama Kendal.
NUR KHOLID MS / RADAR PEKALONGAN

KENDAL – Ribuan orang dari komunitas rock dan reggae memadati Konser Kebangsaan bertajuk “NKRI Ora Didol”, yang digelar Komunitas Mental persembahan untuk Harlah Ansor ke-84 di Stadion Utama Kendal, Selasa (24/5) malam. Konser kebangsaan menampilkan aksi panggung band-band tamu beraliran rock metal hingga reggae. Terbukti, kegiatan tersebut mampu menyatukan komunitas rock dan reggae dengan Ansor dan Banser untuk menjaga NKRI.

Pantauan Radar, sejumlah band menggebrak suasana stadion melalui aksi panggungnya. Mulai dari Matricide yang beraliran rock undergound disusul Kill Harmonic band rock asal Kediri Jawa Timur membawakan musik deathmetal. Suasana panas berganti santai saat Daun Bambu membawakan musik-musik bernuansa reggae. Di tengah-tengah aksi panggung band-band rock dan reggae itu, Muhammad Ulil Amri, Ketua PC Ansor Kendal, menyapa penonton dari atas panggung.

Dia mengabsen satu persatu fans masing-masing band dan tak lupa juga mengabsen para anggota Ansor dan Banser. Tampak anggota Ansor dan Banser membaur dalam kerumunan penonton yang hanyut menyaksikan aksi panggung band-band tamu dari yang beraliran rock metal hingga reggae tersebut.

Roy Agus, pentolan Death Vomit band rock asal Yogyakarta, mengaku bangga bisa tampil di hadapan komunitas rock dan Ansor Kendal. Menurutnya, kegiatan ini membuktikan bahwa musik rock dan agama tidak perlu dibeda-bedakan. Musik rock kerap kali dipertentangkan dengan agama. “Tapi malam ini sahabat Ansor Kendal mampu menampik anggapan itu. Komunitas musik rock di Kendal juga bisa diajak untuk tertib dan membangun NKRI,” terang Roy, usai penampilan pamungkasnya menutup konser kebangsaan tersebut.

Hal senada diungkapkan Suprek, panggilan Suprihadi Negara vokalis Daun Bambu band reggae asal Kaliwungu Kendal. Dia dan rekan-rekan bandnya mengaku bangga bisa tampil dalam konser kebangsaan yang digelar oleh Komunitas Mental yang mempersembahkannya untuk Harlah Ansor ini.

Muhammad Ulil Amri, Ketua PC Ansor Kendal, menyampaikan penghargaan kepada komunitas rock dan reggae Kendal dan juga para band tamu. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian dari dakwah dalam mengawal keutuhan dan kerukunan NKRI. Ia juga menginstruksikan kepada semua anggota Ansor dan Banser untuk mengenakan atributnya masing-masing dalam aktivitas keseharian para anggota.

Sebelum konser kebangsaan dibuka, lebih dulu anggota Ansor, Banser dan penonton yang sudah hadir diajak bersholawat bersama Majlis Dzikir Rijalul Ansor dan kemudian dilanjut sholar Isya berjamaah di lokasi konser di stadion utama Kendal. Konser berlangsung tertib dengan pengawalan tim keamanan dari Banser dan kepolisian. (nur)

Penulis: Nur Kholid Ms | Radar Pekalongan
Redaktur: Widodo Lukito