Radar Pendidikan

Kepala Disdikbud Batang Targetkan 10 Besar UN

SMPN 1 Batang

BELAJAR BERSAMA – Siswa SMPN 1 Batang saat melakukan belajar dan doa bersama sebelum memasuki jadwal UNBK.
NOVIA ROCHMAWATI / RADAR PEKALONGAN

BATANG – Kepala Disdikbud Batang, Achmad Taufiq menargetkan hasil UN tahun ini bisa menembus 10 besar. Hal ini dilontarkan usai melakukan peninjauan ke beberapa sekolah, Selasa (24/4).

“Untuk target sendiri kami berupaya untuk bisa menembus 10 besar. Target ini mungkin terkesan muluk-muluk karena selama ini kami berada di angka 20an. Tapi ini jadi motivasi kami untuk lebih semangat meningkatkan kualitas UN,” terang Taufik.

Dijelaskan, untuk menembus target ini pihaknya sudah mengoptimalkan berbagai cara. Pihaknya berharap dengan peran aktif seluruh elemen guru, kepala sekolah dan siswa di Kabupaten Batang dapat menghasilkan torehan yang lebih baik lagi.

“Selain itu kami sudah siapkan dan cek segala perlengkapan menjelang UN kemarin. Bahkan saya dan tim kemarin juga survei hingga hampir subuh dan semua perlengkapan sudah siap. Namun ketika kemarin di hari pertama ada trouble dari server pusat ya menjadi hal yang tidak bisa terelakkan lagi,” terangnya.

Pihaknya ke depan juga berharap dapat melaksanakan UNBK di seluruh jenjang SMP. Pasalnya hingga saat ini masih ada 37 persen sekolah yang belum melaksanakan UNBK.

Kepala SMPN 1 Batang, Achmad Suroso sebagai salah satu SMP pelaksana UNBK, mengaku selama pelaksanaan UNBK sendiri tak ada kendala. Terkecuali kendala jaringan server di awal pertama UN. Namun hingga menginjak hari ketiga tadi UN berjalan lancar.

Tahun ini menjadi tahun pertama pelaksanaan UNBK di sekolahnya. Di tahun pertama ini pihaknya menggelar UN secara mandiri dengan bantuan dana APBD dan didukung dengan bantuan darri orang tua murid melalui komite. Menurutnya dukungan dari orang tua murid ini sangat membantu pelaksanaan UNBK secara mandiri.

“Awalnya kami berencana menginduk ke SMK terdekat. Cuma dari orang tua murid ada kekhawatiran sendiri jika menginduk ke sekolah lain. Karena itu akan berdampak pada pada mental siswa juga. Karena itulah mereka mendukung pelaksanaan UNBK mandiri. Dan kami harap dengan pelaksanaan secara mandiri ini dapat meningkatkan kualitas UN dan syukur-syukur bisa menembus peringkat 1 Kabupaten Batang,” harapnya. (nov)

Penulis: Novia Rochmawati | Radar Pekalongan
Redaktur: Dalal Muslimin

Facebook Comments