Melanggar, Panwaslu Kembali Bredel APK Liar

by
Melanggar, Panwaslu Kembali Bredel APK Liar
TERTIBKAN - Panwaslu dan Satpol PP Kabupaten Batang menertibkan ratusan APK yang memajang wajah Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng 2018. M DHIA THUFAIL / RADAR PEKALONGAN
Melanggar, Panwaslu Kembali Bredel APK Liar
TERTIBKAN – Panwaslu dan Satpol PP Kabupaten Batang menertibkan ratusan APK yang memajang wajah Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng 2018.
M DHIA THUFAIL / RADAR PEKALONGAN

*Ganjar-Yasin 81 Buah, Sudirman-Ida 693 Buah

BATANG – Puluhan Alat Peraga Kampanye (APK) Pilgub Jateng kembali ditertibkan tim gabungan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Batang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Batang, Satpol PP Kabupaten Batang, dan Linmas Kabupaten Batang.

Ketua Panwaslu Kabupaten Batang, Ahmad Soeharto mengatakan jika jumlah APK yang berhasil ditertibkan dalam gelaran razia kedua kalinya ini hanya berkisar puluhan buah saja. Tak sebanyak pada gelaran razia pertama.

“Kebetulan kemarin kita sudah mengajukan surat rekomendasi untuk penertiban dan sudah disikapi oleh partai pengusung dengan baik. Sehingga pada gelaran razia kali ini, kita hanya mendapatkan beberapa spanduk dan stiker yang terpasang di tiang listrik (palting-red) palting maupun tembok,” katanya, Senin (23/4).

Pada kesempatan itu, ratusan APK tampak dipasang sembarangan dan melanggar ketentuan. Adapun jenis APK yang ditertibkan berupa spanduk, baliho dan stiker yang berisi gambar masing-masing pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng.

Ia mengatakan, setelah melakukan pencopotan stiker pada media tiang listrik maupun tembok, pihaknya langsung melakukan pengecatan. Yang menurutnya agar sejumlah media dapat kembali terlihat rapi.

“Sebenarnya tidak wajib kita lakukan pengecetan, namun agar terlihat rapi kembali saja. Sehingga bekas stiker tidak terlihat lagi,” katanya.

Dikatakannya, mengingat wilayah Kabupaten Batang yang cukup luas, maka tim gabungan dibagi menjadi tiga untuk menertibkan APK.

“Hari ini kami menerjunkan tiga tim untuk menertibkan APK. Dimana untuk tim satu kita sebar di wilayah selatan, seperti Kecamatan Wonotunggal, Bandar dan seterusnya. Kemudian, tim dua kita sebar di wilayah Batang kota. Sedang tim tiga kita sebar di sepanjang jalur Pantura, dari mulai jembatan Sambong ke timur.

Selain tim gabungan tersebut, Kata Harto, penertiban juga dibantu oleh tim dari tingkat kecamatan. “Penertiban APK kami lakukan terutama di jalan-jalan protokol Kabupaten Batang,” lanjutnya.

Penertiban APK liar itu menurut Harto dilakukan secara serentak karena pemasangannya tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Sesuai aturan PKPU no 4 tahun 2017, pemasangan APK harus sesuai dengan rekomendasi Komisi Pemilihan Umum (KPU). Alat peraga kampanye juga dilarang dipasang di dekat tempat ibadah, pendidikan, layanan umum hingga instansi pemerintahan,” jelasnya.

Disebutkan Harto, sejak diperbolehkannya pasangan calon melakukan kampanye, pihaknya telah menertibkan ratusan APK yang melanggar aturan KPU.

“Dimana tingkat pelanggaran banyak dilakukan oleh Paslon nomor urut 2 dengan total APK liar yang diamankan sebanyak 693 buah. Sedang untuk Paslon nomor urut 1, APK liar yang diamankan ada sebanyak 81 buah. Jumlah tersebut merupakan rekapan data razia yang kedua, karena untuk razia pertama kita menertibkan 167 buah APK liar,” ungkapnya.

Selanjutnya, tambah Harto, Panwaslu akan terus melakukan penertiban alat peraga kampanye yang disinyalir menyalahi aturan di wilayah Kabupaten Batang. (fel)

Penulis: M Dhia Thufail | Radar Pekalongan
Redaktur: Doni Widyo