Kartinian, Lomba Desain Batik

by
Lomba Desain Batik
BATIK - Para pemenang lomba Desain Batik TBIG 2018. M FURQON FS
Lomba Desain Batik
BATIK – Para pemenang lomba Desain Batik TBIG 2018.
M FURQON FS

PEKALONGAN – Memperingati hari Kartini, PT Tower Bersama Infrastructure, Tbk (TBIG) menyelenggarakan Penjurian Final dan Penganugerahan Pemenang Lomba Desain Batik TBIG 2018, (23/4) di Pekalongan, Jawa Tengah.

Lomba Desain Batik TBIG yang dilaksanakan sejak tanggal 15 Maret hingga 15 April 2018 ini merupakan bagian dari inisiatif CSR perusahaan di bidang budaya dan ditujukan untuk memberikan kontribusi positif terhadap pelestarian budaya dan pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia.

Dari lomba yang terbuka untuk pelajar, masyarakat umum, serta pengrajin batik ini diharapkan akan muncul motif-motif kreasi baru yang dapat memperkaya khasanah batik di Indonesia.

Sampai dengan akhir pendaftaran lomba, tercatat 108 desain yang diterima oleh panitia. Para peserta berasal dari Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, Yogyakarta, DKI Jakarta, Makassar dan Jawa Barat.

Dari jumlah peserta diatas kemudian dipilih 10 finalis untuk masing-masing kategori lomba, yaitu: 10 finalis untuk kategori Desain Kontemporer dan 10 finalis untuk Desain Tradisional. Para finalis ini berhak mengikuti penjurian final yang akan diadakan di Hotel The Sidji, Pekalongan Jawa Tengah.

Pemenang lomba desain batik TBIG 2018 yang berhasil mencatatkan nama pada Kategori Kontemporer jara I oleh Saela asal Pekalongan, judul karya “Lung-Lungan”, juara II diraih Muhammad Furqon asal Pekalongan dengan judul karya “Bima Sakti” dan juara III oleh Ficky Juliansyah asal Jakarta, judul karya “Go Green”.

Untuk kategori tradisional, juara I berhasil diraih Dwi Fitrianingsih asal Klaten dengan judul karya “Kombinasi Ceplok Yekso”, juara II Damar Sungkowo asal Oku Timur, judul karya “Seling Kawung” dan juara III oleh M Hafizhuddin Amin asal Pekalongan, judul karya “Telaga Biru”.

Para pemenang mendapatkan hadiah masing-masing uang tunai sebesar Rp10 juta untuk juara I, Rp5 juta untuk juara II dan Rp2,5 juta untuk juara III.

Ketua Panitia Lomba, Lie Si An, yang juga Chief of Business Support TBIG menyatakan kegiatan lomba ini akan dijalankan secara berkala untuk selalu menghasilkan inovasi desain dan motif batik yang baru.

“Dalam lomba ini, peserta ditantang untuk merancang motif batik yang dikembangkan dari bentuk logo dan filosofi TBIG lalu dikembangkan menjadi motif baru seperti motif yang sudah dikenal masyarakat seperti Motif Batik Kawung, Motif Batik Parang Kusumo, Motif Batik Truntum, Motif Batik Pamiluto dan lainnya,” paparnya. (fqn)

Penulis: M. Furqon Firmansyah & Redaktur: Dalal Muslimin