Server Eror, Jadwal UNBK Mundur

by
Saelany Tinjau UNBK SMP
TINJAU - Walikota Pekalongan bersama Kepala Dinas Pendidikan saat meninjau jalannya UNBK SMP hari pertama di SMPN 6, Senin (23/4).
Saelany Tinjau UNBK SMP
TINJAU – Walikota Pekalongan bersama Kepala Dinas Pendidikan saat meninjau jalannya UNBK SMP hari pertama di SMPN 6, Senin (23/4).

Rata-rata 30 Menit

Jadwal dimulainya Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) hari pertama di sejumlah sekolah di Kota Pekalongan, sempat mundur hingga 30 menit, karena adanya gangguan akibat maintenance server di pusat. Gangguan tersebut membuat jaringan komputer offline, sehingga waktu mulai ujian beberapa sekolah mundur dari jadwal yang ditentukan.

Di SMPN 6 misalnya, jam mulai ujian untuk sesi I mundur hingga 20 menit yakni dari semestinya dimulai pada 07.30 mundur menjadi 07.50. “Tadi sempat mundur tapi bisa teratasi. Akhirnya di tiga ruang ujian bisa mulai pada pukul 07.50,” tutur Kepala SMPN 6, Supriyono usai mendampingi Walikota memantau UNBK di SMPN 6, Senin (23/4).

Namun ia menyatakan, gangguan tersebut ternyata berasal dari pusat, sehingga hampir terjadi di semua daerah. “Ternyata gangguan karena ada maintenance server di pusat.

Tapi alhamdulillah semuanya berjalan dengan lancar. Seluruh siswa yang mengikuti jadwal sesi I juga dilaporkan hadir seluruhnya,” tambah Supriyono.

Untuk peserta ujian, ia mengatakan di SMPN 6 tercatat ada 255 siswa yang menjadi peserta ujian. Peserta dibagi dalam tiga ruang ujian dengan jumlah siswa antara 28 -29 per sesi. Masing-masing ruangan, dibagi tiga sesi ujian. “Untuk sarana juga alhamdulillah sudah memenuhi. Di SMPN 6, masing-masing ruangan, kami memiliki komputer cadangan dua buah, sehingga ujian bisa berlangsung baik,” katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, Suroso menjelaskan, masalah gangguan server memang sempat terjadi dan membuat jadwal mulainya ujian mundur. Namun ia memastikan, tidak semua sekolah mengalami masalah tersebut. “Terkadang di satu sekolah pun ada ruangan yang terganggu dan ada yang tidak. Seperti di SMPN 4, dua ruangan berjalan lancar dan hanya satu ruangan terganggu,” jelasnya.

Meski waktu mulainya ujian mundur, ia menyatakan bahwa hal itu tidak berpengaruh terhadap waktu siswa untuk mengerjakan ujian. Sebab siswa tetap mendapatkan waktu penuh sesuai jadwal yang sudah ditetapkan. “Mereka memang terlambat login tapi waktu mengerjakan soal tetap, tidak ada perubahan,” tambah Suroso.

Beberapa sekolah yang mengalami gangguan, katanya, hanya butuh menyesuaikan jadwal pelaksanaan ujian sesi II. Secara keseluruhan, sekolah diberikan waktu hingga pukul 18.00 untuk menyelesaikan ujian. “Karena adanya gangguan, ada perpanjangan waktu hingga pukul 18.00. Kami berharap besok semuanya bisa kembali lancar sehingga siswa dapat mengerjakan ujian dengan baik,” harapnya.

Walikota Pekalongan Moch Saelany Machfudz, yang meninjau secara langsung jalannya UNBK di SMPN 6 Kota Pekalongan menyatakan bahwa secara umum UNBK kota Pekalongan untuk SMP dan MTs sudah berjalan dengan baik, walaupun masih ada beberapa kendala kecil. “Sejauh ini tidak ada yang absen, semua siswa 100% mengikuti semua. Meski tadi sempat ada sedikit kendala teknis di salah satu SMP, tapi itu sudah teratasi dengan baik tanpa mengganggu ketenangan para peserta ujian,” jelas Saelany.

Ia melanjutkan, adanya bantuan sarana UNBK berupa 436 unit komputer yang disalurkan Pemerintah Kota Pekalongan beberapa waktu lalu ternyata memberikan efek positif, sehingga memastikan UNBK berjalan dengan baik. “Beberapa waktu lalu Pemkot menyerahkan bantuan sarana UNBK berupa 436 Unit Komputer, 12 server dan 4 jaringan untuk mendukung terselenggaranya UNBK ini, dan semua bisa dimanfaatkan dengan baik,” tandasnya. (nul)

Penulis: M. Ainul Atho’ & Redaktur: Abdurrahman