Radar Bisnis

Miliki Program BPJS Pekerja BPU

Miliki Program BPJS Pekerja BPU

BERFOTO – Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Pekalongan, Wiwik Septi H menyerahkan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada peserta baru pekerja galangan kapal di stand pemecahan rekor muri sajian pepes terbanyak di Jalan Yos Sudarso, Kabupaten Batang, Minggu (22/4).
LAILATUL MAFIYAH / RADAR PEKALONGAN

*BPJS Ketenagakerjaan

BATANG – BPJS Ketenagakerjaan memiliki program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja yang Bukan Penerima Upah (BPU). Pekerja ini melakukan kegiatan ekonomi secara mandiri untuk memperoleh penghasilan dari kegiatan atau usahanya. Program ini ditujukan untuk menyejahterakan para pekerja informal seperti pedagang keliling, tukang ojek, dan nelayan.

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Pekalongan, Wiwik Septi H, menuturkan kepada Radar, Minggu (22/4), BPJS Ketenagakerjaan ingin menghindari bertambahnya keluarga miskin baru akibat hal-hal yang terjadi pada pencari nafkah atau tulang punggung keluarga. Di daerah Klidang, Kabupaten Batang tercatat sebanyak 335 ABK sebagai peserta aktif di BPJS Ketenagakerjaan.

“Melihat risiko tinggi berlaut yang membutuhkan waktu lama dan jenis kapal yang tingkat keamanannya berbeda, pun dengan penghasilan yang berbeda, ABK wajib mendapatkan kesejahteraan. Ini sesuai dengan UU No 40 tahun 2014 tentang BPJS Ketenagakerjaan dengan sistem jaminan perlindungan,” terangnya.

Septi, sapaan akrabnya menyampaikan bahwa keuntungan yang didapat dengan menjadi BPJS Ketenagakerjaan yakni memberikan manfaat apabila peserta memasuki masa pensiun, cacat total atau tetap, berhenti kerja atau meninggal dunia dengan masa tunggu satu bulan. “Ada tiga program yakni Jaminan Kematian, Jaminan Kecelakaan, dan Jaminan Hari Tua dengan usia peserta maksima 60 tahun,” ungkap Septi.

Kemudahan untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan ini yakni dengan memberikan fotokopi KTP dan nomor telepon yang seusai diinput kartu peserta langsung dapat diterima. “Bahkan di Pelayanan Terpadu Satu Atap (PTSA) di Klidang Batang para nelayan bisa mendaftar tanpa harus jauh-jauh ke kantor kami. Kemudian untuk pembayarannya mudah bisa melaui ATM, tunai, atau di swalayan,” terangnya.

Septi berharap ke depannya para pekerja informal semakin sadar untuk jaminan sosial. Pihaknya yang merupakan badan nirlaba hanya berharap pada muara kesejahteraan dan mengentaskan kemiskinan. (mg4)

Penulis: Lailatul Mafiyah | Radar Pekalongan
Redaktur: Dalal Muslimin

Facebook Comments