Metro Pekalongan

LPM IAIN Pekalongan Gelar Workshop Penguatan Prodi Berbasis Akreditasi

Workshop IAIN Pekalongan

WORKSHOP – LPM IAIN Pekalongan menggelar workshop Penguatan Prodi Berbasis Akreditasi, bertempat di Hotel Dafam Pekalongan, belum lama ini.

Tingkatkan Akuntabilitas Publik

Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIN Pekalongan mengadakan workshop Penguatan Program Studi Berbasis Akreditasi di Hotel Dafam Pekalongan secara ‘full day’, belum lama ini.

Kegiatan ini diikuti oleh puluhan peserta yang terdiri dari wakil rektor, dekan, wakil dekan, ketua jurusan atau ketua program studi, direktur pascasarjana, para ketua lembaga, dan para kepala UPT di lingkungan IAIN Pekalongan.

Menurut Ketua LPM, Amat Zuhri MAg, latar belakang dilaksanakan kegiatan workshop ini adalah dalam rangka mewujudkan akuntabilitas publik. Sehingga perguruan tinggi harus secara aktif membangun sistem penjaminan mutu internal, untuk membuktikan bahwa sistem penjaminan mutu internal telah dilaksanakan dengan baik dan benar, perguruan tinggi dan prodi harus diakreditasi oleh lembaga penjaminan mutu eksternal. “Dengan sistem penjaminan mutu yang baik dan benar, perguruan tinggi dan prodi akan mampu meningkatkan mutu, menegakkan otonomi, dan mengembangkan diri sebagai institusi akademik dan kekuatan moral masyarakat secara berkelanjutan,” paparnya.

Dia menjelaskan bahwa Akreditasi Prodi adalah proses evaluasi dan penilaian secara komprehensif atas komitmen Progam Studi terhadap mutu dan kapasitas penyelenggaraan program Tridarma Perguruan Tinggi, untuk menentukan kelayakan program dan satuan pendidikan.

Komitmen tersebut dijabarkan ke dalam sejumlah standar akreditasi. “Dengan demikian, akreditasi melindungi masyarakat dari penipuan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” imbuh Zuhri.

Workshop ini dibuka oleh Wakil Rektor 1 Dr H Muhlisin MAg yang mewakili Rektor IAIN Pekalongan. Dia mengucapkan terima kasih kepada narasumber Dr Abdul Muhaya MA yang berkenan memberikan sharing pengetahuan dan pengalamannya dalam acara workshop ini, sehingga materi workshop yang diperoleh para peserta nantinya dapat diimplementasikan dalam meningkatkan mutu penyelenggraan prodi di IAIN Pekalongan.

Kegaitan workshop penguatan program studi berbasis akreditasi ini mendatangkan narasumber dari Semarang yaitu Dr Abdul Muhaya MA selaku Ketua LPM UIN Walisongo Semarang. Abdul Muhaya menyampaikan bahwa sering kali prodi dikelola tanpa standar, akhirnya membuat prodi tersebut tidak bisa diukur. Oleh karena itu, dalam rangka menjamin mutu perguruan tinggi maka pemerintah mewajibkan prodi dan perguruan tinggi melakukan akreditasi. “Selain itu peringkat akreditasi prodi berpengaruh bagi lulusan dan prodi itu sendiri, maka bagi prodi harus dikelola berbasis pada standar akreditasi,” jelas Muhaya.

Adapun yang dimaksud dengan mutu yang baik adalah sesuai dengan ‘standar’ sesuai dengan harapan ‘pelanggan’, sesuai dengan harapan ‘pihak-pihak terkait’, sesuai dengan yang ‘dijanjikan’, semua karakteristik produk dan pelayanan yang memenuhi persyaratan dan harapan.

Di sesi kedua narasumber juga memberikan materi kegiatan-kegiatan program studi yang berbasis akreditasi sekaligus beliau memandu diskusi dan praktek pengisian worksheet dalam melakukan kegiatan yang berbasis akreditasi program studi di IAIN Pekalongan, para peserta dibagi beberapa kelompok kemudian mempresentasikannya yang kemudian dinilai dan diberi masukan secara lasung oleh narasumber. Kegiatan ini dimoderatori oleh Aenurofik MA, selaku kepala pusat pengembangan standar mutu. (way)

Penulis: Wahyu Hidayat & Redaktur: Abdurrahman

Facebook Comments