Karena Kepedulian, Warga Bagikan Ribuan Masker

by
Bagi Masker
BAGIKAN MASKER - Sejumlah warga bersama aktivis Kabupaten Pekalongan membagikan masker di Jalan Raya Wiradesa Bojong yang dijadikan lalulintas pembangunan Tol hingga membuat jalan licin dan berdebu. TRIYONO
Bagi Masker
BAGIKAN MASKER – Sejumlah warga bersama aktivis Kabupaten Pekalongan membagikan masker di Jalan Raya Wiradesa Bojong yang dijadikan lalulintas pembangunan Tol hingga membuat jalan licin dan berdebu.
TRIYONO

Aksi Sosial Warga Atas Dampak Proyek Tol Bojong

Dampak pembangunan jalan tol di Kecamatan Bojong sudah sangat mengkhawatirkan. Selain jalan rusak, pencemaran lingkungan juga dirasakan masyarakat. Apa langkah warga menghadapi itu? Triyono, Bojong

Parah. Itulah dampak pembangunan tol di Jalan Raya Wiradesa Bojong. Sebagai aksi simpati terhadap pembangunan Jalan Tol Pemalang- Batang yang menyengsarakan, sejumlah warga dan aktivis membagikan masker di Jalan Raya Bojong, Jumat (20/4). Dalam aksi ribuan masker dibagikan kepada pengguna jalan yang melintas di wilayah Bojong.

Aksi simpati atas kerusakan jalan akibat proyek pembangunan jalan tol itu dilakukan oleh sejumlah warga yang melintas di Jalan Raya Bojong. Masker dibagikan tak hanya kepada pengguna jalan melainkan juga pengguna mobil, seperti sopir angkutan dan mobil pribadi. Pembagian masker ini dilakukan oleh para pemuda peduli Pekalongan di perempatan Pasar Bojong.

“Aksi pembagian satu juta masker ini dilandasi dengan kepedulian. Adapun masker ini di sumbang dari masyarakat dan dokter dokter yang peduli,” terang Nurul Hikmah warga sekitar.

Diakui, aksi giat 1 juta masker ternyata mendapat perhatian. Warga antusias. Makanya kegiatan akan berlanjut lagi. Ia hanya berharap projek nasional seharusya bisa menanggulangi dampak lingkungan. Pengerjaan =secara profesional, karena ini menyangkut masyarakat banyak.

Hal senada diungkapkan aktivis Kabupaten Pekalongan lain, Kukuh. Ia menyampaikan bahwa melalui aksi sosial ini diharapkan mampu menggugah para pemangku kepentingan untuk peduli terhadap lingkungan. Karena proyek nasional tersebut menimbulkan dampak baik jalan rusak, berdebu dan licin ini cukup membahayakan pengguna jalan.

“Setidaknya melalui masker ini dapat membantu pengguna jalan agar tidak secara langsung menghirup debu yang beterbangan. Untuk pembagian masker juga tidak hanya kali ini saja namun berkelanjutan ditempat yang kena dampak,” imuhnya.

Sementara itu, salah seorang pengguna jalan, Himawan, asal Kajen mengatakan bahwa aksi 1 juta masker sangat membantu warga. Terutama bagi pengguna sepeda motor apalagi yang membawa anak-anak. (*)

Penulis: Triyono & Redaktur: Widodo Lukito