FLS2N Sekolah Dasar Diikuti 280 Siswa

by
FLS2N Diikuti 280 Siswa
LOMBA - Salah satu peserta FLS2N tengah menyelesaikan Kria Anyam sebagai salah satu kategori yang dilombakan. AKHMAD TAUFIK / RADAR PEKALONGAN
FLS2N Diikuti 280 Siswa
LOMBA – Salah satu peserta FLS2N tengah menyelesaikan Kria Anyam sebagai salah satu kategori yang dilombakan.
AKHMAD TAUFIK / RADAR PEKALONGAN

KENDAL – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kendal melalui Bidang Pembinaan SD mengadakan kegiatan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Sekolah Dasar tahun 2018. Dalam acara ini ada 12 macam lomba mulai dari lomba menyanyi tunggal, seni tari, pantomim, gambar bercerita, pidato bahasa Indonesia, cipta puisi, melukis, musik pianika, kria anyam, seni membaca Alquran, membatik dan membaca puisi. Acara diikuti 280 peserta dari 20 kecamatan di Kabupaten Kendal.

Kasi Peserta Didik Pembangunan Karekter SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kendal, Dra Menik Sismiati, mengatakan bahwa kegiatan FLS2N merupakan agenda tahunan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kendal. Tujuannya, memberikan ruang ekspresi dan kreasi bagi para siswa SD dalam bidang seni budaya. Ia menambahkan bahwa masing-masing peserta merupakan perwakilan dari kecamatan yang sebelumnya sudah melalui tahap seleksi.

“Tujuan adanya kegiatan ini untuk memberikan ruang bagi para siswa SD menunjukan bakatnya, ruang berkreasi sehingga bakat yang ada ini dapat ditampilkan dengan harapan anak-anak memiliki mental bertanding dan juara. Kami berharap para peserta semakin termotivasi untuk terus bekreasi. Selain itu tujuan kami juga ingin mempersiapkan anak-anak di Kabupaten Kendal guna ajang ditingkat provinsi,” ungkapnya.

Sementara itu, Kabid Pembinaan SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kendal Bejo, Spd menambahkan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan ini karena melihat antusias yang begitu luar biasa dari siswa, guru dan orang tua. Harapannya kegiatan ini dapat menumbuhkan kreatifitas anak-anak dalam bidang seni budaya apalagi sebagian besar lomba yang ada merupakan budaya bangsa Indonesia yang harus pertahankan.

“Kami melihat bahwa dalam kegiatan ini antusiasnya luar biasa, yang bentanding anak-anak namun yang terlihat semangat itu guru terlebih orang tua. Artinya kegiatan ini merupakan ajang yang bagus untuk menumbuhkan kreatifitas anak dan silaturahmi guru serta orang tua siswa. Harapannya kedepan anak-anak semakin berkembang.kreatifitas dan inovasinya,” harapnya. (fik)

Penulis: Akhmad Taufik | Radar Pekalongan
Redaktur: Widodo Lukito