Ditemukan 1.347 Pemilih Baru

by

Pada Uji Publik DPS, Pemilih TMS 2.653 Jiwa

Dari hasil uji publik serentak Daftar Pemilih Sementara (DPS) pada Maret 2018, ditemukan pemilih baru sebanyak 1.347 pemilih. Hal itu diungkapkan Komisioner KPU Kabupaten Pekalongan, Abi Rizal, kemarin.

Menurutnya, selain penambahan pemilih pemula di sisi lain, juga ditemukan pemilih yang tidak memenuhi syarat (TMS) dengan berbagai alasan, seperti meninggal dunia, pindah domisili, pemilih ganda sebanyak 2.653 jiwa.

“Data pemilih yang perlu diperbaiki sebanyak 1.585 jiwa. Data pemilih yang perlu perbaikan ini di antaranya salah penulisan identitas diri misalnya berjenis kelamin laki-laki tertulis perempuan,” terangnya.

Diakui, dari uji publik DPS ini bagian upaya validasi daftar pemilih. Dari uji publik tersebut diperoleh tanggapan masyarakat terhadap DPS, seperti pemilih salah pencatatan, pemilih belum masuk DPS, pemilih belum rekam e-KTP, dan sebagainya.

Seperti diketahui, tantangan berat mengadang KPUD Kabupaten Pekalongan untuk meningkatkan tingkat partisipasi pemilih pada Pilgub Jateng 2018. Pasalnya, KPU RI menargetkan partisipasi pemilih pada angka 77,5 persen. Padahal, pada dua Pilgub sebelumnya tingkat partisipasi pemilih di Kota Santri hanya di angka 54 persen (Pilgub 2008) dan 47 persen (Pilgub 2013).

Oleh karena itu, KPUD Kabupaten Pekalongan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Salah satunya dengan menggandeng berbagai elemen masyarakat untuk berperan aktif mensosialisasikan Pilgub 2018 ini.

“Tingkat partisipasi Pilgub terakhir hanya 47 persen, jadi kita harus kejar hampir 22 persen untuk mencapai target KPU RI di angka 77,5 persen. Ini tantangan berat bagi KPUD untuk meningkatkan partisipasi dari 47 persen menjadi 77,5 persen,” ungkap

Oleh karena itu, FGD dengan melibatkan sejumlah elemen masyarakat, seperti FKUB, penganut kepercayaan, mahasiswa, wartawan, ormas, LSM, dan lainnya ini sebagai salah satu upaya KPUD setempat untuk mendongkrak tingkat partisipasi pemilih pada Pilgub 2018. KPUD mengajak kepada elemen masyarakat tersebut untuk melakukan sosialisasi Pilgub Jateng 2018.

“KPU terus melakukan sosialisasi dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama turun tangan dan berpartisipasi dalam kegiatan sosialisasi ke masyarakat. Sosialisasi itu dilakukan dengan menggandeng mitra strategis yang ada di masyarakat di antaranya adalah organisasi masyarakat, organisasi lintas agama, organisasi pemuda dan organisasi profesi lainnya,” ujarnya. (yon)

Penulis: Triyono & Redaktur: Widodo Lukito