Jelang UN, Kuatkan Mental Siswa SMPN 1 Batang Lewat Istighosah

by -
SMPN 1 Batang
ISTIGHOSAH - Ratusan siswa SMPN 1 Batang saat mengikuti istighosah masal di sekolah mereka dalam rangka kesuksesan UNBK, Jumat (6/4). NOVIA ROCHMAWATI / RADAR PEKALONGAN
SMPN 1 Batang
ISTIGHOSAH – Ratusan siswa SMPN 1 Batang saat mengikuti istighosah masal di sekolah mereka dalam rangka kesuksesan UNBK, Jumat (6/4).
NOVIA ROCHMAWATI / RADAR PEKALONGAN

BATANG – Jelan Ujian Nasional, Siswa SMPN 1 Batang melakukan istighosah bersama, Jumat (6/4). Kegiatan ini diharap dapat menguatakan mental mereka saat menghadapi UN nanti. Terlebih SMPN 1 Batang berniat untuk melakukan UN Berbasis Komputer secara mandiri tahun ini.

“Selain dibekali dengan materi, kami juga ingin membekali siswa kami secara mental. Yakni dengan melakukan kegiatan istighosah. Sebelum istighosah kami juga melaksanakan salat duha berjamaah, di susul dengan kegiatan motivasi yang diisi oleh pengawas SMP kami. Kami harap dengan ini siswa kami siap lahir batin hadapi UNBK untuk pertama kalinya ini,” terang Kepala SMPN 1 Batang Achmad Suroso saat diwawancarai usai kegiatan.

Dijelaskan, pihaknya berharap tahun ini dapat melakukan UNBK mandiri. Walaupun sempat akan menginduk di sekolah lain, pihaknya dibantu komite dan orang tua murid berusaha agar dapat menyelenggarakan UNBK mandiri. Sehingga siswa lebih dapat merasa nyaman menjalani UNBK.

Pihaknya sendiri nantinya bakal menyiapkan dua laboratorium dan mengisinya dengan sekitar 72 komputer. Pelaksanaan ujian sendiri nantinya akan dibagi menjadi tiga sesi, dengan jumlah total peserta ujian sekitar 215 siswa.

Sementara itu, perwakilan komite SMPN 1 Batang, A Handy Hakim, menerangkan pihak komite bersama orang tua murid berusaha mendukung pelaksanaan UNBK di SMPN 1 Batang secara mandiri. Pasalnya dengan melaksanakan UNBK mandiri, anak-anak tidak perlu menempung di sekolah lain. Dengan menginduk di sekolah lain pihaknya khawatir akan mempengaruhi mental anak ketika mengikuti UN.

“Jadi kami putuskan tahun ini akan melakukan UNBK mandiri. Karena mempertimbangkan mental anak-anak kami jika harus menginduk di sekolah lain. Bisa jadi anak tidak terbiasa dan gagal beradaptasi jika di sekolah lain. Nah sudah kami rembukkan dengan orang tua murid, kami sepakat untuk membantu pelaksanaan UNBK. Dengan gotong royong ini kami harap anak-anak lebih bisa nyaman melaksanakan UNBK,” tandasnya. (nov)

Penulis: Novia Rochmawati | Radar Pekalongan
Redaktur: Dalal Muslimin