Serapan Anggaran Belum Optimal

by
Serapan Anggaran
HANGAT - Di tengah keseriusannya memberikan arahan terhadap jajaran OPD, Bupati Wihaji didampingi Sekda, Asisten 2, dan Kabag Dalbang tetap bisa guyon untuk mengurangi ketegangan. AKHMAD SAEFUDIN
Serapan Anggaran
HANGAT – Di tengah keseriusannya memberikan arahan terhadap jajaran OPD, Bupati Wihaji didampingi Sekda, Asisten 2, dan Kabag Dalbang tetap bisa guyon untuk mengurangi ketegangan.
AKHMAD SAEFUDIN

Untuk Triwulan 1

Realisasi Belanja Langsung Baru 5,59%

Tingkat serapan anggaran di triwulan 1 Tahun Anggaran 2018 terbilang belum optimal. Terbukti, sepanjang Januari sampai Maret kemarin, realisasi belanja langsung baru mencapai 5,59%.

Data itu terungkap saat kegiatan Rakor Pengendalian Operasional Kegiatan (Rakorpok) 1 Tahun 2018 yang digelar di aula bupati, Rabu (4/4). Kegiatan itu dihadiri langsung Bupati WIhaji, Sekda Drs H Nasikhin MH, Asisten II Sekda Ir Wondy Ruki Trisnanto, dan Kabag Dalbang A Handy Hakim S Sos yang memimpin jalannya rapat.

Seluruh perwakilan OPD juga hadir dalam agenda triwulanan itu. Menurut Kabag Dalbang, sesuai hasil evaluasi realiasi anggaran/kegiatan, progresnya di triwulan 1 cenderung belum bisa optimal. Terbukti, dari total pagu belanja langsung sebesar Rp 663.532.703.131, realisasinya sepanjang Januari sampai Maret baru Rp 37.088.694.242.

“Artinya, tingkat realisasi belanja langsung baru sebesar 5,59%. Data itu mencakup serapan di setiap OPD,” ungkap Handy, Kamis (5/4).

Sementara terkait progres pengadaan secara elektronik, sejauh ini sudah ada 15 paket pekerjaan yang telah selesai dilelangkan. Paket yang sebagian besar milik DPUPR itu bertotal pagu Rp 32.366.500.000 dan setelah lelang diperoleh total nilai kontrak Rp 28.420.748.500, sehingga efisiensinya mencapai Rp 3.945.751.500. “Prosentase efisiensinya mencapai 12,19%,” imbuh Handy.

Selain itu, ada 18 proyek lain yang saat ini tengah dalam proses pelelangan di ULP. Paket sebanyak itu memiliki pagu keseluruhan sebesar Rp 17.441.290.000. (sef)

Penulis: Akhmad Saefudin & Redaktur: Dony Widyo