Guru Inpassing Deklarasikan Perkumpulan Guru

by
Guru Inpassing
DEKLARASI - Guru Inpassing mendeklarasikan Perkumpulan Guru Inpassing Nasional Cabang Kota Pekalongan di MAN Insan Cendekia, Selasa (3/4). FAKHRUN NISA
Guru Inpassing
DEKLARASI – Guru Inpassing mendeklarasikan Perkumpulan Guru Inpassing Nasional Cabang Kota Pekalongan di MAN Insan Cendekia, Selasa (3/4).
FAKHRUN NISA

KOTA PEKALONGAN – Guru-guru Inpassing mendeklarasikan pendirian Perkumpulan Guru Inpassing Nasional (PGIN) Cabang Kota Pekalongan di MAN Insan Cendekia, Selasa (3/4).

Anggota PGIN terdiri dari guru-guru madrasah swasta yang sudah mempunyai SK Inpassing mulai dari jenjang Raudlatul Athfal, Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah, hingga Madrasah Aliyah.

Ketua PGIN Kota Pekalongan, Masrokhan menjelaskan, guru inpassing adalah guru yang mempunyai SK inpassing dan mendapat tunjangan dari pemerintah yang disesuaikan dengan golongan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Berdasarkan data, anggota PGIN mencapai 140 guru inpassing. Sementara itu, PGIN pusat telah dideklarasikan pada Februari lalu. “Ada instruksi dari pusat supaya guru inpassing di kota dan kabupaten terkumpul dalam satu wadah, sehingga kami mendeklarasikan PGIN Kota Pekalongan,” ujar Masrokhan.

Masrokhan mengungkapkan, PGIN bertujuan untuk membantu memperbaiki kesejahteraan guru inpassing dengan diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Hal tersebut sebagai konsekuensi dari SK inpassing bagi guru yang sudah memiliki sertifikat pendidikan dengan tidak melanggar aturan yang ada. “Kami mencoba menyalurkan aspirasi agar undang-undang bisa mengakomodir kesejahteraan guru swasta bukan hanya negeri, karena tugas kami sama yaitu mendidik anak bangsa,” lanjutnya.

Dijelaskan, PGIN membentuk Dewan Kehormatan Etika Profesi Guru yang bertugas untuk merumuskan etika guru secara terukur dalam melaksanakan profesinya. Selain itu, PGIN juga berupaya untuk meningkatkan kualitas guru sebagai bentuk tanggung jawab profesi.

Ada pula Dewan Perlindungan Hukum Profesi Guru yang bertugas untuk mendampingi guru jika mengalami perlakuan tidak memuaskan oleh pihak ketiga dalam melaksanakan tugasnya sebagai guru. Tidak hanya memperjuangkan tuntutan agar guru inpassing diangkat menjadi PNS, PGIN juga bertujuan untuk memajukan kesejahteraan guru honorer. “Program jangka panjang kami adalah memajukan kesejahteraan guru, melalui proses percepatan sertifikasi guru bagi guru honor yang kemudian mengikuti proses inpassing dan selanjutnya diangkat PNS secara bertahap,’ tandasnya. (mg6)

Penulis: Fakhrun Nisa & Redaktur: Abdurrahman