Pendidikan MTs Harus Ditingkatkan

by -
Pendidikan MTs Harus Ditingkatkan
KERJA SAMA - Kepala Perwakilan Radar Pekalongan, Ahmad Junaedi sepakat bekerja sama dengan KKM MTs Kabupaten Pekalongan, Sahruddin Hasibuan dalam peningkatan mutu pendidikan. AHMAD JUNAEDI / RADAR PEKALONGAN
Pendidikan MTs Harus Ditingkatkan
KERJA SAMA – Kepala Perwakilan Radar Pekalongan, Ahmad Junaedi sepakat bekerja sama dengan KKM MTs Kabupaten Pekalongan, Sahruddin Hasibuan dalam peningkatan mutu pendidikan.
AHMAD JUNAEDI / RADAR PEKALONGAN

*Kabupaten Pekalongan

KEDUNGWUNI – Saaat ini prestasi Mts Kabupaten Pekalongan di tingkat Provinsi Jawa Tengah masih rendah, sehingga perlunya komitmen pemerintah daerah dan tenaga pendidik dilingkup madrasah tsanawiyah harus terus ditingkatkan agar semakin maju.

Demikian diungkapkan Ketua KKM MTs Kabupaten Pekalongan, Sahruddin Hasibuan saat ditemui Radar di kantornya baru-baru ini. Ia menegaskan saat ini peringkat Mts Kabupaten Pekalongan masih dalam kisaran sepuluh besar dibawah, sehingga kondisi ini perlunya semua pihak berkomitmen dengan penuh semangat untuk meningkatkan kualitas pendidikan, diantaranya dengan upaya memberikan peningkatan mutu bagi para tenaga pengajar seperti kegiatan diklat dan seminar pendidikan.

“Di Kabupaten Pekalongana ada 34 MTs, saya setuju sekali adanya program peningkatan mutu pendidikan

diantaranya dengan kegiatan Seminar Pendidikan Nasional yang digelar Radar Pekalongan yang telah mendapatkan rekomendasi dari Kepala Kemenag, jika perlu seminar ini diadakan secara bertahap, tiga hingga empat kali khusus bagi para guru madrasah tsanawiyah,” tegas Hasibuan panggilan akrapnya.

Hasibuan yang juga menjabat Kepala MTsN 1 Kedungwuni ini menilai adanya beberapa program peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi para guru harusnya dapat dilihat dari out put masing-masing Mts yang secara langsung sebagai dasar media transformasi ilmu yang diterapkan kepada para siswa. Ia menyangkan para guru saat ini kebanyakan enggan ditunjuk mengikuti kegiatan lomba guru prestasi atau kegiatan seminar, yang justru seharusnya kegiatan tersebut merupakan sebagai ajang peningkatan ilmu bagi para guru.

Dengan adanya kerja sama Radar Pekalongan dengan Mts diharapkan setiap Mts di Kabupaten Pekalongan dapat mendaftarkan minimal dua peserta.

Selain upaya peningkatan pendidikan yang dilakukan harus ada komitmen para tenaga pengajar di Kota Santri, lanjut Hasibuan juga dibutuhkan upaya untuk mengikis stigma masyarakat atas anggapan MTs saat ini masih menjadi nomor tiga jika dibanding dengan sekolah SMP negeri. Hal ini yang menjadikan semangatnya untuk terus berupaya untuk menjaidkan Mts agar semamkin maju.

“Mungkin nanti perlu diterapkan bagi siswa lulusan Mts sudah bisa hafal Juz amma, sehingga stigma kurang bagus MTs dengan sendirnya akan terkikis, bah ini tentunya menjadi pentingnya semua pihak agar pendidikan MTs semakin maju dan unggul,” tegasnya.

Sementara Panitia Seminar Pendidikan Nasional, Ahmad Junaedi menegaskan bahwa kegiatan yang akan digelar tanggal 5 Mei 2018 di lantai satu Setda Kabupaten Pekalongan (Kajen) merupakan dalam rangka menyambut Hari Pendidikan Nasional. Hal itu diharapkan menjadi momentum peningkatan SDM bagi para guru di Kabupaten Pekalongan.

Ia menjelaskan, seminar telah mendapatkan rekomendasi dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) dan Kepala Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Pekalongan. Diharapkan bagi para guru MTs khususnya di Kabupaten Pekalongan agar segera mendaftar di pengurus KKM MTs atau ke Kantor Radar Pekalongan, Jalan Bina Griya Raya sebelah barat MAN Kota Pekalongan tepat di depan Pandu Logistik dengan menghubungi nomor HP & WA : 0858 7651 6989.

“Setiap peserta dikenakan pembayaran Rp200.000, sementara bagi MTs atau sekolah yang sudah berlangganan koran harian pagi Radar Pekalongan setiap pesertanya mendapatkan discount 25%, jadi cukup bayar Rp150.000 pendaftarnya. Peserta akan mendapatkan snack, makan siang, modul dan sertifikat,” pungkasnya. (jun)

Penulis: Ahmad Junaedi | Radar Pekalongan
Redaktur: Dalal Muslimin