47 Guru Diajak Telaah Soal USBN

by

KENDAL – Sebanyak 47 guru SMA 1 Boja diajaak menganalisa dan menelaah soal-soal Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan mutu soal-soal yang akan diujikan serta memperoleh informasi apakah siswa-siswi sudah memahami materi yang diajarkan selama di sekolah.

Fasilitator Pendampungan USBN Direktorat Pembinaan SMA Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Prasida Widyanto, mengatakan, soal yang bermutu adalah soal yang mampu memberi informasi setepat-tepatnya sesuai dengan tujuan.

“Salah satunya yaitu memberikan informasi tentang penguasaan materi oleh siswa,” kata dia, belum lama ini.

Tugas seorang pendidik adalah merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi. Kegiatan telaah bisa meningkatkan kompetensi dalam membuat soal. Banyak manfaat dari menganalisa soal, antara lain menentukan soal sesuai yang diharapkan, memberi masukan peserta didik tentang kemampuan sekaligus dasar bahan diskusi.

“Manfaat lain yaitu memberi masukan guru tentang kesulitan yang dihadapi siswa-siswi, masukan untuk pengembangan kurikulum, dan eningkatkan keterampilan membuat soal,” kata dia.

Guru Bahasa Indonesia, Nurhadi, mengatakan, analisis soal bermanfaat untuk menentukan soal yang cacat atau tidak berfungsi penggunaaanya. Hal itu bisa dilihat dari butir soal melalui tiga komponen analisis yaitu tingkat kesukaran, daya pembeda dan pengecoh.

“Serta meingkatkan pembelajaran melalui soal dan keterampilan tertentu yang beda pemahaman terhadap peserta didik,” kata dia.

Kepala SMA 1 Boja, Puji Hastuti mengatakan, kegiatan evaluasi bagi seorang pendidik, mutlak perlu dilakukan, karena merupakan tupoksi dari seorang pendidik dari penulisan hingga analisis kuantitatif.

“Dari hasil analisa itu, bisa terlihat kompetensi seorang pendidik dalam membuat soal-soal ujian sekolah,”kata dia. (nur)

Penulis: Nur Kholid Ms | Radar Pekalongan
Redaktur: Widodo Lukito