Padat Karya Tahap II Garap Wilayah Tirto

by

Bersihkan Enceng Gondok Sungai Bremi

Setelah sukses dalam program padat karya tahap I, kembali Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Kota Pekalongan melaksanakan program padat karya tahap II.

Untuk program tahap II ini, padat karya tetap difoksukan untuk mengatasi masalah enceng gondok di Sungai Bremi. Jika program tahap I difokuskan di Sungai Bremi yang ada di Wilayah Pasirkraton Kramat, padat karya tahap II difokuskan di Sungai Bremi yang ada di wilayah Tirto.

Kepala Dinperinaker Kota Pekalongan, Slamet Hariyadi menjelaskan, dalam padat karya tahap I tenaga kerja yang diberdayakan mampu membersihkan enceng gondok sejauh 2 kilometer di sepanjang Sungai Bremi. “Untuk tahap II, kami fokuskan di wilayah Jalan Gajah Mada hingga Jalan Supriyadi,” jelasnya.

Dalam padat karya tahap II, ada 89 tenaga kerja yang diberdayakan. Mereka akan bekerja selama empat jam per hari yakni mulai pukul 08.00 hingga pukul 12.00. Masa kerja untuk padat karya tahap II ini masih sama dengan sebelumnya yakni selama dua minggu kedepan.

“Mereka diberikan upah sebesar Rp36.000 per hari,” tambahnya.

Untuk padat karya tahap II, pihaknya menyiapkan anggaran sebesar Rp124 juta. Mayoritas anggaran tersebut, digunakan untuk keperluan upah bagi pekerja. “Karena filosofi program padat karya ini adalah memberikan pekerjaan sementara bagi masyarakat yang masih menganggur atau belum memiliki pekerjaan,” katanya.

Dengan program tersebut, ia berharap setidaknya enceng gondok yang ada di Sungai Bremi bisa diminimalisir. Harapannya dapat memberikan ruang lebih untuk air dapat mengalir.

Setelah padat karya selesai, pihaknya juga menyiapkan tenaga sebanyak lima orang untuk standby mengambil enceng gondok sebelum menumpuk. “Jadi ada yang standby ketika ada satu dua yang muncul bisa segera diambil sebelum nanti bertambah banyak,” tandasnya.(nul)

Penulis: M. Ainul Atho’ & Redaktur: Abdurrahman