SMP NU Karangdadap Ajak Siswa Menanam Sayuran

by
SMP NU Karangdadap
MENANAM - SMP NU Karangdadap mengajak siswa untuk menanam sayuran di lahan sekolah, Rabu (28/3). FAKHRUN NISA / RADAR PEKALONGAN
SMP NU Karangdadap
MENANAM – SMP NU Karangdadap mengajak siswa untuk menanam sayuran di lahan sekolah, Rabu (28/3).
FAKHRUN NISA / RADAR PEKALONGAN

KARANGDADAP – SMP NU Karangdadap mengajak siswa untuk menanam sayuran di sekolah, Rabu (28/3). Kegiatan ini diikuti oleh 60 siswa kelas VII dan VIII. Ada beberapa sayuran yang ditanam, diantaranya cabai, bayam, kacang-kacangan, dan sayuran lain yang usia tanamnya pendek.

Kepala SMP NU Karangdadap, Muqoddam menuturkan kegiatan menanam sayur ini merupakan program dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pekalongan bertajuk Gerakan Menanam Sayur Anak Sekolah Indonesia Kreatif (Gemes Asik). SMP NU Karangdadap menjadi satu dari 22 sekolah yang ditunjuk sebagai tempat pelaksanaan kegiatan tersebut.

Menurut Muqoddam, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada siswa tentang proses tanaman tumbuh, mulai dari penyemaian, pembibitan, penanaman, hingga perawatan.

“Kegiatan ini perlu kita dukung bersama, karena anak-anak perlu diberikan wawasan sebagai bekal mereka di masa depan. Agar mereka cinta pada sayuran dan mengetahui proses tumbuhnya, sehingga mereka bisa memahami bahwa sesuatu hal dapat dimakan setelah melalui proses yang panjang,” ujarnya kepada Radar, Rabu (28/3).

Sebelum menanam sayur, siswa diberikan materi tentang peran penting sayuran dalam kehidupan manusia beserta fungsinya. Praktik menanam sayur dilakukan di lahan yang telah disediakan oleh sekolah. Bibit tanaman sayur, pupuk, dan alat penunjang lain telah disediakan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian.

Muqoddam berharap, sayuran yang ditanam dapat dirawat dengan baik dan dijaga kelangsungan hidupnya di kemudian hari. Selain untuk menanamnya rasa cinta pada sayuran, kegiatan ini juga dinilai dapat mendukung program penghijauan di sekolah.

“Dari dinas akan memberikan pendampingan sebulan sekali sampai panen. Nanti hasil panen akan dimanfaatkan oleh anak-anak. Mudah-mudahan berlangsung dengan lancar supaya bisa bermanfaat bagi anak-anak,” pungkasnya. (mg6)

Penulis: Fakhrun Nisa | Radar Pekalongan
Redaktur: Dalal Muslimin