Radar Kendal

Daya Beli Masyarakat Normal

Sugito, Kepala BPS Kendal

Sugito, Kepala BPS Kendal

KENDAL – Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kendal untuk permasalahan ekonomi yang terjadi di wilayah Kendal tidak terjadi pelemahan. Terutama daya beli masyarakat menengah kebawah masih dalam kondisi normal.

Dalam hal ini perekonomian Indonesia meliputi seluruh lapisan yakni untuk kalangan atas 20 persen, menengah 40 persen, dan untuk kalangan bawah 40 persen. Di wilayah Kendal terdapat kawasan Industri yang merupakan penunjang ekonimi tertinggi. Hal itu diungkapkan Kepala BPS Kendal Sugito.

Menurut Sugito, mengenai daya beli masyarakat Kendal tidak mengalami ketimpangan yang cukup besar atau masih tergolong normal. Usaha-usaha kuliner dan mikro kebawah masih teridentifikasi ramai.

“Melihat ketimpangan antara atas dan bawah atau Indeks Gini Rasio (IGR) masih mendekati angka 0. dan ini masih bagus. menyikapi daya beli di wilayah kendal dari data kami untuk sektor kuliner saja masiih ramai bahkan kemampuan rekreasi masyarakat juga ada” kata dia, kemarin.

Target Nasional dalam Indeks Gini Rasio adalah 0,36, sementara untuk wilayah kendal berdasarkan dari data BPS 0,34 masih di bawah target Nasional. Dalam hal ini menguatkan bahwa Daya beli sama sekali tidak menurun di wilayah Kendal.

Disisi lain Sugito menyebut Inflasi Kendal masih di bawah Kota semarang, yakni angka pergerakan inflasi menurut tahun kalender kendal tercatat 2,62 persen sendangkan Kota Semarang 2,64 persen. “Untuk menjaga kesetabilan ekonomi, peran pemirantah sangat diperlukan khususnya dapat menjaga sektor UMKM,” tandas dia. (nur)

Penulis: Nur Kholid Ms | Radar Pekalongan
Redaktur: Widodo Lukito

Facebook Comments